kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Tak ada lagi embargo, Iran memasuki babak baru


Senin, 19 Oktober 2020 / 06:27 WIB
ILUSTRASI. Tak ada lagi embargo, Iran memasuki babak baru. REUTERS/ Patrick T. Fallon


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

Namun, argumen hukum AS telah ditolak oleh hampir seluruh Dewan Keamanan PBB, dengan sekutu Eropa di Amerika Serikat mengatakan bahwa prioritasnya adalah untuk menyelamatkan solusi damai untuk program nuklir Iran.

Iran mendesak AS untuk "meninggalkan pendekatan destruktifnya terhadap Resolusi 2231", menambahkan bahwa upaya Amerika untuk "melanggar" resolusi tersebut telah "ditolak mentah-mentah beberapa kali dalam 3 bulan terakhir oleh Dewan Keamanan".

Pernyataan itu menambahkan bahwa dalam kasus tindakan yang dianggap sebagai "pelanggaran material dari resolusi dan tujuan" kesepakatan, Iran "berhak untuk mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan untuk mengamankan kepentingan nasionalnya".

Baca juga: Awas, pemilik golongan darah ini lebih rawan terkena corona

Moskwa mengatakan pada September bahwa pihaknya siap untuk meningkatkan kerja sama militernya dengan Teheran, sementara Beijing juga telah berbicara tentang kesediaannya untuk menjual senjata ke Iran setelah 18 Oktober.

Washington menegaskan pihaknya akan berusaha untuk mencegah Iran membeli tank China dan sistem pertahanan udara Rusia. Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan dalam sebuah tweet bahwa komunitas internasional telah "melindungi" kesepakatan nuklir dan pada Minggu menandai "normalisasi kerja sama pertahanan Iran dengan dunia".

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Embargo Senjata Dicabut, Iran Bebas Tingkatkan Kerja sama Pengadaaan Persenjataan",


Penulis : Shintaloka Pradita Sicca
Editor : Shintaloka Pradita Sicca

Selanjutnya: China diperkirakan segera punya kapal induk ketiga yang canggih, ini kehebatannya




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×