kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.768.000   18.000   0,65%
  • USD/IDR 17.723   -21,00   -0,12%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Teori konspirasi muncul pasca kematian dubes China di tengah ketegangan AS-Tiongkok


Senin, 18 Mei 2020 / 07:36 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi perang dagang Amerika dan China. KONTAN/Fransiskus Simbolon/16/05/2019


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie, Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie


 "Daftar panjang tersangka," tulis satu orang. "Kedengarannya seperti CSI," referensi ke acara investigasi pembunuhan AS.
 
Yang lain mendalilkan bahwa duta besar meninggal karena Covid-19. Komentar yang lebih masuk akal tentang Tweeter dan Facebook menyertakan pernyataan bahwa "optik tidak terlihat bagus." Lainnya menyatakan belasungkawa dan kesedihan.

Baca Juga: Kemenlu janji evakuasi WNI dari Hubei, China dalam waktu kurang dari 24 jam
 
Rumor teori konspirasi mengemukakan bahwa postingan Du Wei sebelumnya di Ukraina entah bagaimana membayangi misinya di Israel. Rusia dituduh melakukan pembunuhan di Ukraina. Misalnya, otoritas Ukraina menuduh Rusia berusaha merekrut pembunuh untuk menargetkan wartawan Arkady Babchenko.
 




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×