kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   -15.000   -0,58%
  • USD/IDR 17.933   47,00   0,26%
  • IDX 6.031   -115,44   -1,88%
  • KOMPAS100 775   -16,68   -2,11%
  • LQ45 594   -12,08   -1,99%
  • ISSI 211   -3,62   -1,69%
  • IDX30 330   -5,56   -1,66%
  • IDXHIDIV20 422   -7,90   -1,84%
  • IDX80 89   -1,90   -2,10%
  • IDXV30 116   -1,38   -1,18%
  • IDXQ30 108   -1,77   -1,61%

Terbanyak di luar China, virus corona menewaskan empat orang di Iran


Jumat, 21 Februari 2020 / 23:59 WIB
ILUSTRASI. Seorang perempuan menggunakan masker untuk mencegah tertular virus corona baru berada di sebuah eskalator di Kuala Lumpur, Malaysia, 10 Februari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Iran, Jumat (21/2) melaporkan dua kematian lagi akibat virus corona baru yang berasal dari 13 kasus anyar Covid-19. Sehingga, total kasus kematian di negeri Mullah menjadi empat dan infeksi jadi 18.

Ini membawa Iran sebagai negara dengan kasus kematian akibat virus corona terbanyak di luar China. Total, Covid-19 sudah merenggut 13 nyawa di luar negeri tembok raksasa.

Wabah Covid-19 pertama kali terkonfirmasi di Iran pada Rabu (19/2). Para pejabat negara itu mengatakan, virus corona menewaskan dua orang lanjut usia di kota suci Syiah, Qom. Mereka adalah kematian pertama di Timur Tengah.

Baca Juga: Ngeri, hari ini Korea Selatan laporkan 100 kasus baru virus corona

"Tiga belas kasus baru telah terkonfirmasi," kata Kianoush Jahanpour, juru bicara Kementerian Kesehatan Iran, Jumat (21/2), seperti dikutip Channelnewsasia.com. "Sayangnya, dua dari mereka meregang nyawa," imbuh dia.

Menurut Jahanpour, kasus-kasus baru yang Kementerian Kesehatan Iran laporkan dengan perincian: tujuh di Qom, empat di Teheran, dan dua di Gilan yang terletak di pesiri Laut Kaspia.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×