kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45806,19   -5,40   -0.67%
  • EMAS1.055.000 -0,94%
  • RD.SAHAM -0.34%
  • RD.CAMPURAN -0.11%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.02%

Terkena skandal, Bank Sentral Singapura sebut telah dapat lisensi aplikasi Wirecard


Selasa, 23 Juni 2020 / 18:20 WIB
Terkena skandal, Bank Sentral Singapura sebut telah dapat lisensi aplikasi Wirecard
ILUSTRASI. FILE PHOTO: The headquarters of Wirecard AG, an independent provider of outsourcing and white label solutions for electronic payment transactions is seen in Aschheim near Munich, Germany April 25, 2019. REUTERS/Michael Dalder/File Photo

Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA.  Bank Sentral Singapura yakni Otoritas Moneter Singapura (MAS) telah menerima lisensi aplikasi dari perusahaan pembayaran elektronik yang terkena skandal Wirecard di bawah Undang-Undang Layanan Pembayaran yang baru di negara itu.

Hal itu dikatakan MAS pada hari Selasa (23/6) seperti dilansir Reuters.

Baca Juga: Mantan CEO Wirecard ditangkap atas tuduhan menggelembungkan neraca perusahaan

MAS mengatakan bahwa ativitas bisnis utama Wirecard di Singapura adalah memproses pembayaran untuk pedagang dan membantu perusahaan mengeluarkan kartu pra-bayar.

MAS juga mengatkan Wirecard beroperasi di bawah pengecualian sampai undang-undang yang baru berlaku.

Baca Juga: SoftBank mulai lego US$ 21 miliar saham T-Mobile

"MAS telah meminta Wirecard untuk memastikan bahwa mereka menyimpan dana pelanggan yang timbul dari kegiatan ini di bank-bank di Singapura," kata pejabat MAS saat menanggapi pertanyaan dari Reuters tetapi tidak menentukan kapan mereka telah menerima aplikasi itu.

 

 



TERBARU

[X]
×