kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Terus berselisih, China sebut kasus corona ditemukan di AS tahun lalu


Kamis, 07 Mei 2020 / 16:26 WIB
ILUSTRASI. Orang-orang berjalan di depan bendera China raksasa di sebuah distrik pusat bisnis menjelang peringatan berdirinya Republik Rakyat Tiongkok yang ke-70 di Chongqing, China, 13 September 201


Sumber: Channelnewsasia.com | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BEIJING. China menyebutkan, "banyak laporan" yang menunjukkan, ada kasus virus corona baru yang ditemukan di Amerika Serikat (AS) atau Prancis tahun lalu.

"Ini menunjukkan, sumber (dari virus corona) sangat beragam," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Hua Chunying, Rabu (6/5), seperti dikutip Channelnewsasia.com.

Pernyataan Hua tersebut membalas Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo atas klaimnya bahwa virus corona baru berasal dari sebuah laboratorium di Wuhan, China Tengah.

Baca Juga: Kembali kecam Tiongkok, Trump: Corona bisa saja dihentikan di China

Sebuah studi para ilmuwan Prancis yang rilis awal pekan ini menemukan seorang pria di negeri Menara Eiffel terinfeksi virus corona pada 27 Desember, hampir sebulan sebelum negara itu mengonfirmasi kasus pertamanya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, kasus Prancis tersebut "tidak mengejutkan" dan mendesak negara-negara untuk menyelidiki kasus mencurigakan awal lainnya.

Pompeo tidak punya bukti




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×