kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45974,33   -17,61   -1.78%
  • EMAS991.000 0,71%
  • RD.SAHAM -0.20%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.12%

Thailand catat kasus pertama Omicron, jadi negara ke-47 yang temukan varian baru ini


Senin, 06 Desember 2021 / 16:05 WIB
Thailand catat kasus pertama Omicron, jadi negara ke-47 yang temukan varian baru ini
ILUSTRASI. Thailand mendeteksi kasus pertama varian virus corona Omicron.. REUTERS/Athit Perawongmetha


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - BANGKOK. Thailand mendeteksi kasus pertama varian virus corona Omicron pada seorang warga negara Amerika Serikat yang telah melakukan perjalanan ke negara itu dari Spanyol akhir bulan lalu, menurut seorang pejabat kesehatan.

Mengutip Reuters, Senin (6/12), Direktur Jenderal Departemen Pengendalian Penyakit Opas Karnkawinpong pada konferensi pers mengatakan, kasus yang dikonfirmasi pada seorang pria, yang tiba pada 29 November itu, menjadikan Thailand negara ke-47 yang menemukan varian baru. 

"Kasus varian Omicron pertama yang dikonfirmasi ini adalah seorang pria berusia 35 tahun yang merupakan warga negara AS yang tinggal di Spanyol selama setahun," kata Opas.

Ia menambahkan, pasien tersebut memiliki gejala ringan.

Opas mengatakan otoritas kesehatan sedang melakukan tes lebih lanjut terhadap orang-orang yang telah melakukan kontak dengan pria itu, tetapi mengatakan semua kontak sejauh ini berisiko rendah.

Baca Juga: Thailand detects first case of Omicron variant

Seorang juru bicara kementerian Kesehatan Spanyol menolak mengomentari kasus ini tetapi menambahkan: "Sistem deteksi kami sejauh ini terbukti berhasil. Kami telah mendeteksi lima kasus di Spanyol."

Thailand melarang pelancong dari delapan negara Afrika termasuk Botswana, Eswatini, Lesotho, Malawi, Mozambik, Namibia, Afrika Selatan dan Zimbabwe pada awal Desember di tengah kekhawatiran tentang varian Omicron.

Opas mengatakan pihak berwenang juga membatasi perjalanan dari negara-negara Afrika lainnya dan sedang memantau pelancong internasional untuk lebih banyak kasus potensial.

Thailand melaporkan 4.000 infeksi virus corona baru dan 22 kematian baru pada Senin, menjadikan penghitungan menjadi lebih dari 2,1 juta kasus dan 20.966 kematian sejak pandemi dimulai tahun lalu.

Baca Juga: China's economy expected to grow 5.3per cent in 2022, says govt think tank

Data kementerian kesehatan menunjukkan, lebih dari 57% orang di Thailand telah menerima dua dosis vaksin Covid-19. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×