kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.144   14,00   0,08%
  • IDX 7.659   158,94   2,12%
  • KOMPAS100 1.061   23,17   2,23%
  • LQ45 763   16,67   2,23%
  • ISSI 276   4,51   1,66%
  • IDX30 405   6,20   1,55%
  • IDXHIDIV20 491   4,78   0,98%
  • IDX80 119   2,57   2,21%
  • IDXV30 136   0,90   0,67%
  • IDXQ30 130   1,43   1,12%

Tidak ada nego lagi, AS dan China teken kesepakatan dagang awal Januari 2020


Jumat, 20 Desember 2019 / 05:58 WIB
ILUSTRASI. Perang dagang antara Amerika Serikat dan China.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Steven Mnuchin mengatakan, Washington dan Beijing bakal menandatangani pakta perdagangan fase satu pada awal Januari 2020. Sebab, perjanjian sepenuhnya telah selesai.

Mnuchin yang berbicara kepada wartawan di Gedung Putih, Washington, menyatakan, kesepakatan perdagangan sudah tertulis di atas kertas dan diterjemahkan. Sehingga, tidak akan ada negosiasi ulang lagi.

"Kami akan melalui masalah teknis sekarang di mana lagi perjanjian sedang diterjemahkan," kata Mnuchin, Kamis (19/12), seperti dikutip Reuters. "Saya tidak berharap ada perubahan. Kami akan menandatangani perjanjian pada awal Januari".

Baca Juga: Perang dagang mereda, China bebaskan tarif impor atas enam produk asal AS

Mnuchin menyebutkan, fokusnya akan pada penerapan kesepakatan perdagangan fase pertama, yang menyerukan ekspor produk pertanian AS ke China naik dua kali lipat selama dua tahun ke depan.

Secara keseluruhan, Mnuchin mengatakan kepada CNBC, peningkatan pembelian China atas produk pertanian, manufaktur dan energi, serta layanan AS akan menyumbang sekitar 0,5% pertumbuhan ekonomi AS selama dua tahun ke depan.

Sebelumnya, Reuters melaporkan, Kementerian Perdagangan China menyebutkan, Beijing dan Washington terus berkomunikasi erat guna merampungkan detail perjanjian perdagangan fase satu untuk kemudian menandatanganinya.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×