kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.541.000   10.000   0,40%
  • USD/IDR 18.174   21,00   0,12%
  • IDX 4.904   -192,54   -3,78%
  • KOMPAS100 629   -27,90   -4,25%
  • LQ45 497   -20,62   -3,98%
  • ISSI 164   -6,52   -3,83%
  • IDX30 280   -11,04   -3,79%
  • IDXHIDIV20 378   -13,42   -3,43%
  • IDX80 73   -3,14   -4,14%
  • IDXV30 105   -3,49   -3,20%
  • IDXQ30 94   -3,48   -3,57%

Tolak Invasi ke Ukraina, Ribuan Orang Turun ke Jalan di Kota-Kota Rusia


Jumat, 25 Februari 2022 / 12:56 WIB
ILUSTRASI. Tentara mengendarai kendaraan lapis baja dengan huruf Z, setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengizinkan operasi militer di Ukraina, di Kota Armyansk, Krimea, 24 Februari 2022. REUTERS/Stringer.


Sumber: Al Jazeera,Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

"Ukraina bukan musuh kita!" orang banyak berteriak dan bertepuk tangan. “Rusia menentang perang!”.

Meski begitu, Rusia melanjutkan invasi di hari kedua, mulai Jumat (25/2) dini hari. Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba mengecam serangan roket ke Kyiv pada Jumat dini hari.

"Serangan roket Rusia yang mengerikan di Kyiv," kata Kuleba di Twitter, seperti dikutip Reuters. "Terakhir kali, ibu kota kami mengalami hal seperti ini pada tahun 1941, ketika diserang oleh Nazi Jerman".

Anton Herashchenko, Penasihat Menteri Dalam Negeri Ukraina mengungkapkan, pasukan Ukraina menembak jatuh sebuah pesawat musuh di atas Kyiv pada Jumat dini hari, yang kemudian menabrak sebuah bangunan tempat tinggal dan membakarnya, 

Tidak jelas, apakah pesawat itu berawak. Herashchenko menulis di Telegram seperti dilansir Reuters, sebuah bangunan tempat tinggal sembilan lantai terbakar.

Serangkaian ledakan terdengar di Kyiv sebelumnya, yang menurut Herashchenko, adalah suara pertahanan udara Ukraina yang menembaki pesawat musuh.




TERBARU

[X]
×