CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.600.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Topik ini hangat dibicarakan miliarder di Davos


Kamis, 22 Januari 2015 / 08:38 WIB
ILUSTRASI. Setelah Menghilang Tiga Tahun, Kini Jack Ma Nikmati Masa Pensiun Sebagai Petani


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Sanny Cicilia

DAVOS. Pekan ini, para miliarder dunia kembali berkumpul dalam hajatan tahunan Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss. Fokus perhatian kali ini adalah kekhawatiran aksi terorisme global, harga minyak dan konflik Ukraina.

Kelompok orang kaya dunia ini juga sepakat bank sentral Amerika Serikat (AS) akan mempertahankan suku bunga pada rekor paling rendah. Sekitar setengah lusin peserta terkaya pertemuan itu, termasuk taipan telekomunikasi Irlandia, Denis O'Brien dan miliarder sepatu Italia, Marioa Polegato, meramal bank sentral AS tak akan menaikkan bunga sampai akhir 2015.

O'Brien mengatakan, hubungan dagang antara Rusia, Eropa dan AS merupakan persoalan geopolitik terbesar dalam ekonomi dunia. "AS dan Eropa memiliki pendekatan yang salah kepada Rusia," jelas O'Brien seperti dikutip Bloomberg. Miliarder lainnya, Adi Godrej, meramal harga minyak US$ 45 per barel pada awal 2016. Sedangkan bank sentral AS akan menaikkan bunga medio tahun ini.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×