kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.484   -46,00   -0,26%
  • IDX 6.743   -115,66   -1,69%
  • KOMPAS100 897   -18,84   -2,06%
  • LQ45 659   -10,62   -1,59%
  • ISSI 244   -3,93   -1,58%
  • IDX30 373   -4,41   -1,17%
  • IDXHIDIV20 456   -5,79   -1,25%
  • IDX80 102   -1,80   -1,74%
  • IDXV30 130   -1,82   -1,38%
  • IDXQ30 119   -1,21   -1,01%

Trump Ancam Kendalikan Ekspor Suku Cadang Pesawat Boeing ke Tiongkok


Sabtu, 11 Oktober 2025 / 07:02 WIB
Trump Ancam Kendalikan Ekspor Suku Cadang Pesawat Boeing ke Tiongkok
ILUSTRASI. U.S. President Donald Trump gestures, while he boards Air Force One, as he departs for New York at Joint Base Andrews, Maryland, U.S., September 11, 2025. REUTERS/Ken Cedeno. As ancam kendalikan ekspor suku cadang pesawat Boeing sebagai bagian dari balasan terhadap pembatasan ekspor mineral tanah jarang oleh Tiongkok,


Sumber: Reuters | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Amerika Serikat dapat memberlakukan kendali ekspor suku cadang pesawat Boeing sebagai bagian dari tanggapan Washington terhadap pembatasan ekspor mineral tanah jarang oleh Tiongkok, ujar Presiden Donald Trump pada hari Jumat (10/10) .

"Kita punya banyak hal, termasuk pesawat terbang yang sangat penting. Mereka (Tiongkok) punya banyak pesawat Boeing, dan mereka butuh suku cadang, dan banyak hal seperti itu," ujar Trump kepada wartawan di Gedung Putih, ketika ditanya barang apa saja yang bisa dikenakan kendali ekspor oleh AS.

Baca Juga: Kim Jong Un Pamerkan Rudal Balistik Antar Benua Terbaru di Parade Militer

Maskapai penerbangan Tiongkok telah memesan setidaknya 222 jet Boeing, menurut Cirium, sebuah perusahaan analitik penerbangan.

Tiongkok memiliki 1.855 pesawat Boeing yang beroperasi. Sebagian besar pesawat yang dipesan dan beroperasi adalah jet lorong tunggal Boeing 737 yang populer.

Baca Juga: Trump Ledakkan Ketegangan Baru, Beijing Langsung Balas!


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×