kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Trump batalkan serangan balasan untuk menyelamatkan nyawa Iran


Jumat, 21 Juni 2019 / 21:29 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan alasan membatalkan serangan militer terhadap Iran setelah Iran menembak jatuh pesawat tanpa awak milik militer AS. Menurut Trump pembatalan serangan militer itu untuk menyelamatkan nyawa penduduk Iran.

Mengutip Reuters, Jumat, (21/6), Trump mengatakan, sanksi ekonomi AS terhadap Iran akan berdampak pada Iran. Ia melanjutkan, AS sebelumnya berencana menghantam tiga situs berbeda di Iran sebagai respons penembakan drone AS. Namun ia mendapat laporan bila serangan itu dilakukan, maka ada sekitar 150 orang Iran akan tewas.

"Sepuluh menit sebelum serangan, saya menghentikannya, karena tidak sebanding dengan mereka menembak jatuh pesawat tanpa awak. Saya tidak terburu-buru, militer kita dibangun kembali, baru, dan siap untuk pergi, sejauh ini yang terbaik di dunia," ujar Trump.

Sebelumnya para pejabat Iran mengatakan kepada Reuters bahwa Teheran telah menerima pesan dari Trump yang memperingatkan serangan AS terhadap Iran sudah dekat. Tetapi Trump mengatakan, ia menentang perang, dan ia ingin membicarakan masalah itu dengan Iran.

Pesan Trump ini disampaikan melalui Oman. Trump memberi waktu singkat untuk mendapat tanggapan dari Iran. Namun tanggapan langsung dari Iran semuanya tergantung pada Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Seorang pejabat Iran mengatakan, pihaknya menegaskan bahwa pemimpin tertinggi Iran tersebut menentang setiap pembicaraan, tetapi pesan itu akan disampaikan kepadanya untuk membuat keputusan.

Khamenei merupakan putusan terakhir tentang semua masalah negara dan selama ini telah mengesampingkan pembicaraan dengan Washington selagi Teheran masih berada di bawah sanksi.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×