kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 18.096   61,00   0,34%
  • IDX 6.131   -55,20   -0,89%
  • KOMPAS100 800   -7,14   -0,88%
  • LQ45 608   -4,53   -0,74%
  • ISSI 212   -1,96   -0,92%
  • IDX30 342   -2,78   -0,81%
  • IDXHIDIV20 423   -3,94   -0,92%
  • IDX80 91   -0,74   -0,80%
  • IDXV30 116   -0,67   -0,57%
  • IDXQ30 110   -0,83   -0,75%

Visa PHK Sekitar 2.600 Karyawan, Pangkas 7% Tenaga Kerja demi Efisiensi


Selasa, 28 Juli 2026 / 21:19 WIB
Visa PHK Sekitar 2.600 Karyawan, Pangkas 7% Tenaga Kerja demi Efisiensi
ILUSTRASI. Logo Kartu Visa (DOK/visa.ca)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Perusahaan jaringan pembayaran global Visa akan memangkas sekitar 7% dari total tenaga kerjanya atau sekitar 2.600 karyawan sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi operasional dan mempercepat transformasi bisnis.

Mengutip Reuters, Selasa (28/7), pemutusan hubungan kerja (PHK) tersebut terutama akan menyasar tim teknologi dan pengembangan produk.

Baca Juga: Gempa M 7,1 Jepang Picu Kebakaran dan Ledakan Mal AEON, Ratusan Ribu Warga Mengungsi

Chief Executive Officer (CEO) Visa Ryan McInerney mengatakan, perusahaan perlu terus mengubah cara kerja agar mampu memanfaatkan peluang bisnis di masa depan.

"Untuk menangkap berbagai peluang di depan dan menempatkan Visa sebagai pemimpin dalam transformasi ini, kami harus terus mengembangkan cara kami bekerja," tulis McInerney dalam memo kepada karyawan yang dikonfirmasi juru bicara perusahaan.

Menurut McInerney, perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) turut mempercepat perubahan cara kerja di Visa.

AI telah membantu mengurangi pekerjaan yang bersifat berulang sekaligus mempercepat pengembangan produk.

Baca Juga: Coca-Cola Naikkan Proyeksi Kinerja 2026 Usai Penjualan Kuartal II Lampaui Ekspektasi

Namun, menurut laporan Bloomberg News yang mengutip sumber internal perusahaan, AI bukan satu-satunya alasan di balik keputusan PHK tersebut.

Visa dijadwalkan mengumumkan laporan keuangan kuartalan setelah penutupan perdagangan saham pada Selasa waktu setempat.

Langkah Visa mengikuti jejak para pelaku industri pembayaran digital lainnya. Awal tahun ini, Mastercard mengumumkan rencana memangkas sekitar 4% tenaga kerja global untuk mengalihkan investasi ke area bisnis yang lebih strategis.

Sementara itu, perusahaan fintech Block juga mengumumkan PHK hampir separuh tenaga kerjanya atau sekitar 4.000 karyawan pada Februari lalu.

Berdasarkan laporan tahunan 2025, Visa memiliki sekitar 34.100 karyawan, meningkat 8% dibandingkan tahun sebelumnya.

Di pasar saham, harga saham Visa naik sekitar 1% pada perdagangan pagi.

Baca Juga: Mayoritas Broker Prediksi The Fed Tahan Suku Bunga, Namun Risiko Kenaikan Meningkat

Sepanjang 2026, saham perusahaan telah menguat lebih dari 3%, masih tertinggal dibandingkan kenaikan indeks pasar yang lebih luas, namun mencatat kinerja lebih baik dibandingkan pesaing terdekatnya, Mastercard.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×