kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.663.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Trump Borong Obligasi US$100 Juta, Termasuk Netflix dan Warner Bros


Minggu, 18 Januari 2026 / 17:11 WIB
Trump Borong Obligasi US$100 Juta, Termasuk Netflix dan Warner Bros
ILUSTRASI. Presiden Trump baru saja membeli obligasi senilai US$100 juta di akhir tahun. Pembelian ini mencakup Netflix dan Warner Bros, dua perusahaan yang merger-nya memerlukan persetujuan regulator. Analisis portofolio terbarunya mengungkap potensi konflik kepentingan yang harus diwaspadai. (REUTERS/Evelyn Hockstein)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Presiden Amerika Serikat Donald Trump membeli sekitar US$100 juta obligasi pemerintah daerah (municipal bonds) dan obligasi korporasi pada periode pertengahan November hingga akhir Desember, berdasarkan laporan keterbukaan harta terbaru.

Pembelian tersebut mencakup obligasi senilai hingga US$2 juta dari Netflix (NFLX.O) dan Warner Bros Discovery (WBD.O), hanya beberapa pekan setelah kedua perusahaan mengumumkan rencana merger.

Dokumen keterbukaan keuangan yang dipublikasikan pada Kamis dan Jumat menunjukkan bahwa mayoritas pembelian Trump berasal dari obligasi municipal yang diterbitkan oleh kota-kota, distrik sekolah lokal, perusahaan utilitas, dan rumah sakit.

Baca Juga: Khamenei Tuding Trump Dalang Protes Berdarah Iran yang Tewaskan Ribuan Orang

Namun, Trump juga membeli obligasi dari sejumlah perusahaan besar, termasuk Boeing (BA.N), Occidental Petroleum (OXY.N), dan General Motors (GM.N).

Investasi tersebut menjadi aset terbaru yang dilaporkan masuk ke dalam portofolio Trump yang terus berkembang selama ia menjabat. Portofolio itu mencakup kepemilikan di sejumlah sektor yang berpotensi diuntungkan oleh kebijakannya, sehingga memunculkan pertanyaan mengenai potensi konflik kepentingan.

Sebagai contoh, Trump pada Desember menyatakan bahwa ia akan memiliki peran dalam menentukan apakah Netflix dapat melanjutkan rencana akuisisi Warner Bros Discovery senilai US$83 miliar, yang juga menghadapi tawaran tandingan dari Paramount Skydance (PSKY.O).

Setiap transaksi untuk mengakuisisi Warner Bros Discovery memerlukan persetujuan regulator.

Baca Juga: CEO AS Mulai Bersuara, Pasar Bebas Tertekan di Era Trump

Seorang pejabat Gedung Putih, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan pada Jumat bahwa portofolio saham dan obligasi Trump dikelola secara independen oleh institusi keuangan pihak ketiga.

Menurut pejabat tersebut, Trump maupun anggota keluarganya tidak memiliki kemampuan untuk mengarahkan, memengaruhi, atau memberikan masukan terkait bagaimana portofolio tersebut diinvestasikan.

Seperti banyak individu kaya lainnya, Trump secara rutin membeli obligasi sebagai bagian dari strategi investasinya. Sebelumnya, ia mengungkapkan pembelian obligasi setidaknya US$82 juta pada periode akhir Agustus hingga awal Oktober.

Selanjutnya: Net Buy Asing Capai Rp3,2 Triliun, Ini Rekomendasi IPOT

Menarik Dibaca: 10 Manfaat Konsumsi Tape Singkong untuk Kesehatan Tubuh yang Jarang Diketahui




TERBARU

[X]
×