kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Trump Mengakhiri Tarif Sejumlah Produk Kanada, Berlaku Mulai 20 Oktober 2026


Sabtu, 24 Oktober 2026 / 07:00 WIB
Trump Mengakhiri Tarif Sejumlah Produk Kanada, Berlaku Mulai 20 Oktober 2026
ILUSTRASI. Presiden Donald Trump pada hari Jumat menandatangani perintah untuk menghapus tarif 50% atas sejumlah produk pertanian dan kehutanan asal Kanada. (REUTERS/Jonathan Ernst)


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Presiden Donald Trump pada hari Jumat menandatangani perintah untuk menghapus tarif sebesar 50% atas sejumlah produk pertanian dan kehutanan asal Kanada—sebuah langkah yang dapat menguntungkan perusahaan-perusahaan dari negara bagian tersebut.

Mengutip Reuters, Sabtu (24/10/2026), kebijakan tarif tinggi yang diterapkan Presiden dari Partai Republik ini terhadap Kanada telah memicu ketegangan dengan negara tetangga AS di utara tersebut, sekaligus menciptakan masalah bagi pelaku bisnis Amerika di Maine dan negara bagian lain yang bergantung pada barang-barang tertentu dari Kanada.

Menjelang pemilihan umum sela AS pada 3 November, di mana Partai Republik berjuang untuk mempertahankan kendali atas Kongres, Senator Susan Collins telah mendesak Gedung Putih untuk menangani masalah tarif yang berdampak pada perusahaan dan petani di Maine.

Baca Juga: Rusia dan Ukraina Sepakat untuk Gencatan Senjata dan Menggelar Perundingan Damai

Gedung Putih menyatakan bahwa perintah Trump tersebut membebaskan tarif untuk lembaran kayu lapis, produk kertas tertentu, mesin dan peralatan pendingin tertentu, peti serta kotak kemasan, dan juga rumput laut segar maupun kering.

Perubahan ini akan mulai berlaku pada 30 Oktober, empat hari sebelum pemilihan umum.

Sebagai kompensasi atas keringanan tarif tersebut, Trump menambahkan sejumlah produk Kanada lainnya ke dalam daftar barang yang dikenai tarif 50%, antara lain karpet, cat, sampo, bubuk kakao, peti mati kayu, stik es krim, mesin pendingin udara (AC), lemari pembeku (chest freezer), peralatan panahan, dan kano.

Collins mengatakan bahwa keringanan ini akan membantu para produsen buah beri biru (blueberry), kentang, apel, dan rumput laut di Maine.

"Para produsen ini merupakan bagian vital dari ekonomi negara bagian kita dan mendukung komunitas pedesaan serta pesisir kita," ujar Collins. 

"Banyak petani dan produsen kita bergantung pada peralatan khusus, bahan kemasan, dan produk lain dari Kanada—barang-barang yang tidak tersedia dari pemasok Amerika atau tidak dapat diganti tanpa menimbulkan biaya yang sangat besar."

Politisi Demokrat, Troy Jackson, berupaya mengalahkan Collins dalam pemilihan bulan depan, dalam persaingan yang menurut berbagai jajak pendapat berlangsung sangat ketat. Keduanya sempat berdebat mengenai tarif dalam diskusi pada 6 Oktober lalu.

"Perang dagang Trump telah membuat kehidupan warga Maine menjadi lebih sulit dan lebih mahal," ujar Jackson pada hari Jumat, menanggapi langkah Trump tersebut. 

"Susan Collins membiarkan kekacauan ini terjadi, memberikan suara untuk mengukuhkan orang-orang di baliknya, dan kini justru ingin dianggap berjasa karena membawa secangkir air untuk memadamkan kebakaran."

Pada bulan Agustus, Trump memberlakukan tarif sebesar 50% terhadap produk impor Kanada senilai US$ 20 miliar, yang mulai berlaku setelah perundingan antara kedua negara menemui jalan buntu. 

Baca Juga: Kilau Bisnis Penyimpanan Emas di Singapura

Sebagai balasan, pada bulan September, Kanada menerapkan tarif berkisar antara 15% hingga 50% terhadap produk Amerika Serikat senilai $20 miliar.

Kanada dan Amerika Serikat telah terlibat dalam kebuntuan terkait tarif tersebut sejak Trump pertama kali menerapkannya. Pada hari Jumat, Trump menyatakan bahwa Kanada sedang mengupayakan sebuah kesepakatan.

Para kandidat dari Partai Republik di negara-negara bagian AS yang berbatasan dengan Kanada—termasuk Maine dan Michigan—yang paling terdampak oleh tarif ini, tengah berupaya mencari keseimbangan: di satu sisi tetap menarik basis pendukung konservatif yang setia kepada Trump, dan di sisi lain berupaya memenangkan suara dari pemilih independen.

Menyesuaikan Cakupan

Dalam sebuah pernyataan mengenai langkah Trump pada hari Jumat, juru bicara Gedung Putih, Matthew Middleton, mengatakan bahwa presiden "terus menangani perlakuan diskriminatif Kanada terhadap perdagangan AS" dan bahwa langkah-langkah baru ini bertujuan untuk "menyesuaikan kembali cakupan" tarif yang telah diumumkan sebelumnya.

Kedutaan Besar Kanada di Washington tidak segera menanggapi permintaan untuk memberikan komentar.

Perekonomian Michigan dan Maine telah lama terjalin erat dengan Kanada, mencakup berbagai sektor mulai dari suku cadang otomotif dan kayu hingga peralatan untuk memanen buah. 

Partai Republik mungkin perlu memenangkan pemilihan Senat yang berlangsung ketat di kedua negara bagian tersebut demi mempertahankan mayoritas mereka di majelis tinggi itu. 

"Upaya putus asa Trump di saat-saat terakhir untuk menyelamatkan karier politik Susan Collins merupakan pengakuan bahwa para pemilih Amerika menolak kebijakan tarifnya yang merugikan. Tidak ada yang akan melupakan bagaimana Trump menaikkan harga ribuan produk yang dibutuhkan keluarga Amerika dengan mengenakan pajak perdagangan atas barang-barang dari seluruh dunia," ujar Senator Ron Wyden, anggota Demokrat senior di Komite Keuangan Senat, dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat.

Baca Juga: Kisah Prajurit Ukraina Amputasi Kakinya Sendiri demi Bertahan Hidup

Ancaman Trump pada bulan September untuk melarang produsen pesawat asal Kanada, Bombardier, memasuki pasar AS sempat menjadi isu politik di Kansas, tempat perusahaan tersebut mempekerjakan 1.500 orang di Wichita. 

Trump membatalkan ancaman larangan tersebut minggu ini setelah adanya desakan dari para legislator Kansas, termasuk Senator dari Partai Republik, Roger Marshall, yang saat ini juga tengah menghadapi persaingan ketat dalam pemilihan kembali.


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×