kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.109   12,00   0,07%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Trump Sebut Sengketa Tarif AS-Kanada Segera Selesai, Belum Ada Rincian


Senin, 26 Oktober 2026 / 07:20 WIB
Trump Sebut Sengketa Tarif AS-Kanada Segera Selesai, Belum Ada Rincian
ILUSTRASI. Presiden AS Trump meninggalkan Gedung Putih dalam perjalanan menuju Fort Myers, Florida (REUTERS/Evan Vucci)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperkirakan perselisihan perdagangan dengan Kanada dapat segera diselesaikan.

Namun, Trump belum memberikan rincian mengenai kesepakatan yang dimaksud, di tengah dampak kebijakan tarif terhadap industri otomotif AS.

Dalam kampanye politik di Port Huron, Michigan, Minggu (25/10/2026), Trump kembali membela kebijakan tarif tinggi terhadap barang-barang Kanada.

Baca Juga: Trump Kaitkan Kandidat Senator Muslim dengan Serangan 9/11, Pilpres AS Memanas

Ia beralasan, kebijakan tersebut diperlukan karena Kanada dinilai merugikan AS dalam perdagangan.

"Saya harus melakukannya," kata Trump di hadapan pendukungnya dilansir dari Reuters.

"Kita akan menyelesaikan masalah ini segera. Saat ini, mereka bersedia memberikan apa pun kepada kita."

Kantor Perdana Menteri Kanada Mark Carney belum segera memberikan tanggapan atas permintaan komentar terkait pernyataan Trump tersebut.

Perselisihan tarif AS-Kanada menjadi perhatian di Michigan, khususnya karena dampaknya terhadap perekonomian lokal dan industri otomotif yang berpusat di Detroit.

Ketegangan perdagangan kedua negara juga menjadi isu politik menjelang pemilihan paruh waktu AS pada 3 November 2026.

Dalam pemilihan presiden 2024, Trump meraih lebih dari 66% suara di wilayah perbatasan Michigan yang mencakup Port Huron.

Namun, kebijakan tarif terhadap Kanada turut menimbulkan kekhawatiran bagi pelaku industri otomotif di kawasan tersebut.

Baca Juga: Lula Salip Flavio Bolsonaro dalam Pilpres Brasil, Penghitungan Suara Capai 50%

Anggota DPR AS dari Partai Republik, Mike Rogers, yang tengah bersaing ketat dengan kandidat Demokrat Abdul El-Sayed dalam pemilihan Senat di Michigan, berupaya mengambil jarak dari kebijakan tarif Trump terhadap sektor otomotif.

Rogers mengapresiasi tarif Trump karena dinilai mendorong investasi manufaktur di Michigan oleh Chevrolet dan Detroit Diesel.

Meski demikian, ia mengakui masih ada persoalan yang perlu diperhatikan, terutama terkait tarif Kanada untuk industri otomotif.

"Sebagian kebijakan itu baik, tetapi ada beberapa hal yang perlu kita perbaiki," kata Rogers dalam wawancara dengan program Meet the Press.




TERBARU

[X]
×