kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.980.000   16.000   0,81%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Trump: Tak istimewa lagi, Hong Kong akan diperlakukan sama dengan China daratan


Rabu, 15 Juli 2020 / 07:22 WIB
Trump: Tak istimewa lagi, Hong Kong akan diperlakukan sama dengan China daratan
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump. REUTERS/Kevin Lamarque


Sumber: BBC,Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Melansir Reuters, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Selasa (14/7/2020) bahwa ia menandatangani undang-undang dan perintah eksekutif untuk meminta Tiongkok "bertanggung jawab" atas undang-undang keamanan nasional yang diberlakukan terhadap Hong Kong.

Pada konferensi pers Rose Garden, Trump mengatakan ia mengakhiri perlakuan istimewa Hong Kong sebagai hukuman terhadap China atas apa yang ia sebut sebagai tindakan "opresif" terhadap rakyat Hong Kong.

Sementara itu, melansir BBC, Trump mengatakan: "Hong Kong sekarang akan diperlakukan sama dengan China daratan."

Baca Juga: Kian memanas, AS bisa jatuhkan sanksi atas pemaksaan Tiongkok di Laut China Selatan

Trump juga bilang, dia telah menandatangani legislasi bipartisan untuk menjatuhkan sanksi pada pejabat China yang menindak hak-hak di Hong Kong.

AS telah meninjau kembali status khusus Hong Kong selama beberapa minggu terakhir.

"Tidak ada keistimewaan khusus, tidak ada perlakuan ekonomi khusus dan tidak ada ekspor teknologi sensitif," kata Trump dalam konferensi pers hari Selasa di Gedung Putih, saat ia menguraikan perintah eksekutif yang dia tinjau kembali pada Mei.

Baca Juga: Pakar: Risiko konflik militer Amerika dan China di Laut China Selatan kian besar

Wilayah yang merupakan bekas jajahan Inggris tersebut, menikmati kebebasan unik yang tidak terlihat di daratan Tiongkok.




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×