kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

Trump tak menjamin transisi kekuasaan berjalan damai bila Biden menang di pemilu AS


Kamis, 24 September 2020 / 19:29 WIB
ILUSTRASI. Donald Trump dan Joe Biden akan saling sikut di pemilihan presiden AS tahun 2020.


Sumber: Bloomberg | Editor: Noverius Laoli

Kita berada di negara mana? Kata Biden ketika ditanya tentang pernyataan Trump saat dia kembali ke Delaware dari kampanye di Charlotte, North Carolina.

"Aku sedang bercanda. Kita di negara mana Lihat, dia mengatakan hal yang paling tidak rasional. Saya tidak tahu harus berkata apa tentang itu," ujar Biden.

Senator Mitt Romney dari Utah bereaksi terhadap pernyataan presiden di Twitter:

“Hal mendasar bagi demokrasi adalah transisi kekuasaan secara damai; tanpa itu, ada Belarusia. Setiap saran bahwa presiden mungkin tidak menghormati jaminan Konstitusional ini tidak terpikirkan dan tidak dapat diterima."

Pada hari Selasa, Romney, yang sering mengkritik Trump dan merupakan satu-satunya Partai Republik yang memilih untuk menghukumnya dalam persidangan pemakzulan Senat tahun ini, mengatakan dia mendukung proses rencana presiden untuk segera menggantikan mendiang Hakim Agung Ruth Bader Ginsburg di Mahkamah Agung AS. Pengadilan.

Selanjutnya: Dukun Peru mencoba memprediksi pemenang pemilu AS, Trump atau Biden?




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×