kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.564.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.002   -55,00   -0,30%
  • IDX 5.279   282,28   5,65%
  • KOMPAS100 680   48,89   7,75%
  • LQ45 530   41,89   8,58%
  • ISSI 180   7,15   4,15%
  • IDX30 298   24,37   8,92%
  • IDXHIDIV20 389   32,13   9,00%
  • IDX80 78   5,77   7,97%
  • IDXV30 108   7,16   7,11%
  • IDXQ30 98   8,45   9,41%

Turki dan Yunani berpotensi lakukan konfrontasi militer, Jerman serukan perundingan


Selasa, 25 Agustus 2020 / 19:41 WIB
ILUSTRASI. Kapal angkatan bersenjata Yunani dan Prancis berlayar dalam formasi saat latihan militer gabungan di Laut Mediterania, dalam gambar handout tanpa tanggal diperoleh Reuters pada Kamis (13/8/2020). Greek Ministry of Defence/Handout via REUTERS


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - ATHENA. Menteri Luar Negeri Jerman, Heiko Maas, mendesak Yunani dan Turki menyelesaikan perselisihan mereka atas klaim sumber daya yang tumpang tindih di Laut Mediterania Timur melalui pembicaraan langsung.

Hal itu dikatakan Maas di Athena sambil memperingatkan kedua negara berpotensi melakukan konfrontasi militer terkait peselisihan itu.

Baca Juga: Mediterania timur memanas: Turki dan Yunani sama-sama gelar latihan militer tandingan

“Situasi saat ini di Mediterania timur setara dengan bermain api,” kata Maas di Athena seperti dilansir Reuters, Selasa (25/8). “Setiap percikan kecil dapat menyebabkan malapetaka,” sambungnya.

Maas, juga akan mengadakan pembicaraan dengan para pejabat Turki dengan harapan meredakan situasi. Ia mengatakan Jerman dan mitra Uni Eropa berdiri di samping Yunani dalam perselisihannya dengan Turki.

Baca Juga: Erdogan: Turki menemukan gas alam terbesar dalam sejarah




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×