kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.677.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.825   -17,00   -0,10%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Erdogan: Turki menemukan gas alam terbesar dalam sejarah


Sabtu, 22 Agustus 2020 / 06:34 WIB
ILUSTRASI. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menghadiri konferensi pers dengan Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban (tidak ada dalam foto) di Budapest, Hungaria, 7 November 2019.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - ISTANBUL. Turki mengumumkan penemuan gas alam terbesarnya di Laut Hitam mencapai 320 miliar meter kubik (11,3 triliun kaki kubik), yang menurut Presiden Tayyip Erdogan, adalah bagian dari cadangan yang lebih besar dan bisa beroperasi pada 2023.

Jika gas dapat diproduksi secara komersial, penemuan tersebut bisa mengubah ketergantungan Turki pada Rusia, Iran, dan Azerbaijan untuk impor energi. Erdogan mengatakan, negaranya pada akhirnya bertekad untuk menjadi eksportir energi netto.

"Turki telah melakukan penemuan gas alam terbesar dalam sejarahnya di Laut Hitam," katanya dalam pidato yang disiarkan televisi secara luas dari Istana Ottoman di Istanbul, yang dihubungkan melalui video ke kapal pengeboran di Laut Hitam Barat.

Kapal itu membuat penemuan sekitar 100 mil laut di Utara pantai Turki.

Baca Juga: Setelah Hagia Shopia, Erdogan perintahkan Museum Kariye jadi masjid kembali

"Cadangan ini sebenarnya adalah bagian dari sumber yang jauh lebih besar. Insya Allah, akan lebih banyak lagi yang datang," ujar Erdogan seperti dikutip Reuters. "Tidak akan ada henti sampai kami menjadi eksportir netto energi".

Analis mengatakan, tidak jelas, apakah 320 miliar meter kubik yang Erdogan umumkan mengacu pada perkiraan total gas atau jumlah yang dapat diproduksi secara komersial. Tetapi bagaimanapun, itu merupakan penemuan besar.

"Ini adalah penemuan terbesar Turki dengan selisih lebar, dan salah satu penemuan global terbesar tahun 2020," sebut Thomas Purdie, konsultan Wood Mackenzie.

Bisa hapus defisit




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×