kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.557.000   3.000   0,12%
  • USD/IDR 18.114   -75,00   -0,41%
  • IDX 5.037   117,12   2,38%
  • KOMPAS100 650   18,00   2,85%
  • LQ45 515   13,98   2,79%
  • ISSI 166   3,34   2,05%
  • IDX30 290   7,19   2,54%
  • IDXHIDIV20 390   7,65   2,00%
  • IDX80 75   2,02   2,76%
  • IDXV30 108   1,73   1,63%
  • IDXQ30 97   2,19   2,30%

Turki: Semua upaya kami tidak selalu untuk kembali ke program jet tempur F-35 Amerika


Rabu, 03 Maret 2021 / 21:01 WIB
ILUSTRASI. Sebuah jet tempur F-35B Lightning II di atas kapal serbu amfibi USS Essex, 27 September 2018.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - ANKARA. Kepala Direktorat Industri Pertahanan Turki Ismail Demir para Rabu (3/3) mengatakan, Ankara tidak selalu bertujuan untuk kembali ke program jet tempur F-35 Amerika Serikat (AS).

Tujuan utamanya, dia menegaskan, adalah agar Ankara mendapatkan kompensasi atas kerugian mereka, setelah AS mencoret Turki dari program jet tempur F-35.

Ankara telah memesan lebih dari 100 unit F-35 dan membuat suku cadangnya, tetapi dicoret dari program pada 2019 setelah membeli sistem pertahanan rudal S-400 Rusia, yang menurut Washington mengancam jet tempur tersebut.

Ankara menolak kekhawatiran AS tersebut dan mengatakan, penghapusan Ankara dari program jet tempur F-35 tidak adil.

Baca Juga: Siap tugaskan rudal S-400 Rusia, Turki berharap bisa ciptakan senjata serupa

Pada Desember tahun lalu, AS menjatuhkan sanksi pada Turki yang juga sekutu NATO mereka atas pembelian S-400 buatan Rusia, dengan menargetkan industri pertahanan dan pejabat negara itu. 

Ankara lalu menyewa firma hukum AS, Arnold & Porter untuk melobi agar AS menerima kembali Turki dalam program tersebut.

Ada ketidakadilan 

Demir mengatakan kepada NTV, ada "kehilangan hak yang jelas" dan kontrak 6 bulan antara Tuki dan Arnold & Porter ditujukan untuk mengidentifikasi langkah-langkah masa depan untuk membalikkan kerugian ini.

“Kami sedang tidak mood, seperti ayo kembali (dalam program jet tempur F-35), kami harus kembali. Kami mengatakan, ada ketidakadilan dan ketidakadilan ini perlu diperbaiki,” kata Demir yang mendapat sanksi dari AS, seperti dikutip Reuters.

Baca Juga: Erdogan: Sanksi AS adalah serangan terbuka terhadap hak kedaulatan Turki




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×