kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45825,22   12,92   1.59%
  • EMAS1.026.000 -2,84%
  • RD.SAHAM 0.38%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.09%

Twitter menghapus tweet gambar oleh Trump atas keluhan hak cipta New York Times


Kamis, 02 Juli 2020 / 10:00 WIB
Twitter menghapus tweet gambar oleh Trump atas keluhan hak cipta New York Times
ILUSTRASI. Logo twitter. REUTERS/Mike Blake/File Photo GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD

Reporter: Handoyo | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Twitter telah menghapus gambar yang di-tweet oleh Presiden AS Donald Trump dari platformnya, setelah menerima keluhan hak cipta dari New York Times.

Tweet asli yang dikeluarkan oleh Trump pada 30 Juni menunjukkan meme yang bertuliskan "Pada kenyataannya mereka tidak mengejar saya, mereka mengejar Anda. Saya hanya menghalangi" dengan gambar Trump di latar belakang.

Baca Juga: Presiden Turki Erdogen kemungkinan akan kembali blokir media sosial, ini penyebabnya

Gambar latar belakang diambil oleh seorang fotografer New York Times, untuk menemani artikel feature tentang kandidat presiden Trump pada September 2015.

Twitter sekarang menampilkan pesan "Gambar ini telah dihapus sebagai tanggapan terhadap laporan dari pemegang hak cipta," sebagai ganti dari tweet.

Langkah yang dilakukan oleh situs media sosial adalah contoh terbaru dari konten yang diposting oleh Trump ditandai atau dihapus, karena apa yang dikatakan Twitter adalah keluhan hak cipta, pelanggaran kebijakannya tentang ancaman kekerasan.

Twitter menghapus gambar setelah menerima keluhan Digital Millennium Copyright Act (DMCA) dari New York Times, yang memiliki hak atas foto tersebut, menurut pemberitahuan yang diposting di Lumen Database. 

Baca Juga: Facebook frustrates advertisers as boycott over hate speech kicks off

Twitter mulai menantang tweet Trump pada bulan Mei dan telah berulang kali berselisih dengannya sejak saat itu. Presiden telah mengancam akan mengubah undang-undang di media sosial setelah Twitter memberi label salah satu tweet tentang pemilihan pos yang tidak akurat dan menyembunyikan tweet tentang penjarahan, yang menurut Twitter memicu kekerasan.

Video tribute kampanye untuk George Floyd, seorang pria kulit hitam yang meninggal di tahanan kepolisian Minneapolis, juga dinonaktifkan oleh Twitter, Facebook dan Instagram di platform mereka bulan lalu, karena keluhan hak cipta.

Twitter dan NYT tidak menanggapi ketika dihubungi oleh Reuters untuk komentar lebih lanjut.



TERBARU

[X]
×