kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.010   -2,00   -0,01%
  • IDX 6.108   66,24   1,10%
  • KOMPAS100 801   11,17   1,41%
  • LQ45 609   8,67   1,45%
  • ISSI 211   1,35   0,64%
  • IDX30 343   4,64   1,37%
  • IDXHIDIV20 429   6,16   1,46%
  • IDX80 91   1,30   1,44%
  • IDXV30 117   1,58   1,37%
  • IDXQ30 111   1,61   1,48%

Ukraina Balik Serang Rusia, Depot Bahan Bakar di Belgorod Jadi Sasaran


Jumat, 01 April 2022 / 13:27 WIB
ILUSTRASI. Anggota Korps Sukarelawan Ukraina menembakkan howitzer, saat serangan Rusia terus berlanjut, di sebuah titik di Zaporizhzhia, Ukraina, Senin (28/3/2022). REUTERS/Stanislav Yurchenko.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Ukraina balik serang Rusia. Gubernur Belgorod Vyacheslav Gladkov menuduh Ukraina menyerang depot bahan bakar di Kota Belgorod, yang terletak di seberang perbatasan di utara Kharkiv.

Gladkov mengatakan dua helikopter Ukraina melakukan serangan ke depot bahan bakar di Kota Belgorod, yang memicu kebakaran di fasilitas itu. "Dua orang terluka," katanya seperti dikutip Al Jazeera.

Sementara intelijen militer Inggris menyebutkan, pasukan Ukraina merebut kembali Desa Sloboda dan Lukashivka di selatan Chernihiv dan terletak di sepanjang rute pasokan utama antara Chernihiv dan Kyiv.

“Ukraina juga terus melakukan serangan balasan yang sukses, tetapi terbatas di timur dan timur laut Kyiv,” sebut Kementerian Pertahanan Inggris, seperti dilansir Al Jazeera.

uBaca Juga: Jelang KTT, Uni Eropa Desak China untuk Tidak Bantu Rusia Selama Perang di Ukraina

Chernihiv dan Kyiv telah menjadi sasaran serangan udara dan rudal yang berkelanjutan, meskipun Rusia mengeklaim mengurangi aktivitas di daerah-daerah itu, Kementerian Pertahanan Inggris menambahkan.

Hanya, Kementerian Pertahanan Inggris menyatakan, Rusia mengerahkan kembali pasukan dari Georgia ke Ukraina.

“Antara 1.200 dan 2.000 dari pasukan Rusia ini sedang direorganisasi menjadi tiga Battalion Tactical Groups,” kata Kementerian Pertahanan Inggris.

“Sangat tidak mungkin bahwa Rusia berencana untuk menghasilkan bala bantuan dengan cara ini, dan ini menunjukkan kerugian tak terduga yang dideritanya selama invasi,” imbuh mereka.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×