kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.594.000   2.000   0,08%
  • USD/IDR 17.941   23,00   0,13%
  • IDX 5.936   -157,61   -2,59%
  • KOMPAS100 766   -19,95   -2,54%
  • LQ45 591   -10,76   -1,79%
  • ISSI 206   -6,62   -3,11%
  • IDX30 330   -4,72   -1,41%
  • IDXHIDIV20 423   -4,31   -1,01%
  • IDX80 88   -2,12   -2,37%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,74%
  • IDXQ30 108   -1,04   -0,95%

Ukraina Berharap UE Buka Dua Tahap Negosiasi Keanggotaan pada Selasa (13/10)


Senin, 12 Oktober 2026 / 22:31 WIB
Ukraina Berharap UE Buka Dua Tahap Negosiasi Keanggotaan pada Selasa (13/10)
ILUSTRASI. Serangan Drone Rusia vs Ukraina (REUTERS/Stringer)


Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - KYIV. Ukraina berharap Uni Eropa (UE) menyetujui pembukaan tahap kedua dan ketiga perundingan keanggotaan Ukraina pada Selasa (13/10/2026). Harapan ini muncul setelah parlemen Ukraina mengesahkan undang-undang yang memperluas hak pendidikan bagi penutur bahasa Hungaria dan kelompok minoritas lainnya.

Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha mengatakan, Ukraina memperkirakan Uni Eropa akan menyetujui pembukaan kedua tahap negosiasi tersebut.

Sebelumnya, parlemen Ukraina pada Senin (12/10) mengesahkan undang-undang yang memperluas hak kelompok minoritas untuk memperoleh pendidikan dalam bahasa ibu mereka. Kebijakan ini merupakan bagian dari kesepakatan dengan pemerintahan baru Hungaria untuk mencabut keberatan yang selama ini menghambat upaya Ukraina menjadi anggota Uni Eropa.

Baca Juga: Starbucks Bantah Akuisisi Chipotle, Saham Kedai Kopi Naik dan Chipotle Anjlok

Sybiha mengatakan, dirinya telah bertemu dengan Menteri Luar Negeri Hungaria Anita Orban di sela-sela pertemuan Dewan Urusan Luar Negeri Uni Eropa di Luksemburg pada Senin. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menyambut pelaksanaan kesepakatan bilateral antara Ukraina dan Hungaria.

Orban juga menyambut langkah parlemen Ukraina tersebut. Melalui unggahan di platform X, ia menyatakan bahwa pengesahan aturan mengenai hak pendidikan kelompok minoritas merupakan langkah penting.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy kemudian menandatangani undang-undang tersebut pada Senin, menurut situs resmi parlemen Ukraina.




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×