CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Ukraina Mencekam! NATO Kirim Bala Bantuan, AS Siagakan 8.500 Pasukan


Selasa, 25 Januari 2022 / 07:40 WIB
ILUSTRASI. NATO mengatakan bahwa pihaknya sudah menempatkan pasukan dalam keadaan siaga dan memperkuat Eropa timur dengan lebih banyak kapal dan jet tempur.


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - MOSKOW/BRUSSELS. Pada Senin (24/1/2022), NATO mengatakan bahwa pihaknya sudah menempatkan pasukan dalam keadaan siaga dan memperkuat Eropa timur dengan lebih banyak kapal dan jet tempur. Aksi tersebut mendapat kecaman dari Rusia dan menyebutnya sebagai "histeria" Barat sebagai tanggapan atas pengerahan pasukannya di perbatasan Ukraina.

Melansir Reuters, Departemen Pertahanan AS di Washington mengatakan sekitar 8.500 tentara Amerika disiagakan dan sedang menunggu perintah untuk dikerahkan ke wilayah tersebut, jika Rusia menyerang Ukraina.

Ketegangan meningkat setelah Rusia mengumpulkan sekitar 100.000 tentara untuk mencapai perbatasan tetangganya, yang mengelilingi Ukraina dengan pasukan dari utara, timur dan selatan.

Rusia membantah merencanakan invasi dan Moskow mengutip tanggapan Barat sebagai bukti bahwa Rusia adalah target, bukan penghasut, agresi.

Baca Juga: AS Perintahkan Keluarga Staf Kedutaan Tinggalkan Ukraina, Rusia Siap Invasi?

Presiden Joe Biden, mendorong persatuan transatlantik, mengadakan panggilan video aman selama 80 menit dengan sejumlah pemimpin Eropa pada hari Senin dari Ruang Situasi Gedung Putih untuk membahas krisis Ukraina.

"Saya mengadakan pertemuan yang sangat, sangat, sangat baik dengan Eropa, termasuk para pemimpin Jerman, Prancis, Italia, Inggris, dan Polandia," jelas Biden. 

Dia mengatakan ada "kebulatan suara secara total".

Sebuah pernyataan Gedung Putih mengatakan, para pemimpin membahas upaya bersama mereka untuk mencegah agresi Rusia lebih lanjut terha

dap Ukraina, termasuk persiapan untuk memberlakukan konsekuensi besar dan biaya ekonomi yang parah pada Rusia atas tindakan tersebut serta untuk memperkuat keamanan di sisi timur NATO.

Baca Juga: Diplomat AS dan Rusia Akui Sulit Hasilkan Terobosan Tapi Bisa Kurangi Ketegangan




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×