kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Ukraina: Rusia Berpikir Bisa Lolos dari Tuntutan Kejahatan Perang Karena Punya Nuklir


Jumat, 06 Mei 2022 / 20:08 WIB
ILUSTRASI. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menghadiri wawancara untuk perwakilan media Ukraina saat serangan Rusia ke Ukraina berlanjut, di Kyiv, Ukraina, Senin (4/4/2022). Ukrainian Presidential Press Service/Handout via REUTERS


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  LONDON. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengatakan pada Jumat bahwa Rusia berpikir mereka dapat lolos dari tuntutan kejahatan perang karena ancaman serangan nuklir.

"Mereka tidak percaya bahwa mereka dapat dimintai pertanggungjawaban atas kejahatan perang karena mereka memiliki kekuatan negara nuklir", kata Zelenskiy kepada lembaga pemikir Chatham House di Inggris.

"Ini adalah hari ke-72 dari perang penuh dan kita belum bisa melihat akhir dari itu dan kita tidak bisa merasakan keinginan pihak Rusia untuk mengakhirinya," imbuhnya.

Baca Juga: Rusia Menggelar Simulasi Serangan Rudal Berkemampuan Nuklir di Tengah Perang Ukraina




TERBARU

[X]
×