kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.980   -33,00   -0,18%
  • IDX 5.873   128,37   2,23%
  • KOMPAS100 766   21,57   2,90%
  • LQ45 583   17,07   3,02%
  • ISSI 204   4,26   2,14%
  • IDX30 329   8,97   2,80%
  • IDXHIDIV20 406   11,40   2,89%
  • IDX80 87   2,35   2,78%
  • IDXV30 110   2,50   2,33%
  • IDXQ30 106   3,22   3,12%

Uni Eropa: Masker pencegah Covid-19 tidak memicu kanker, tetap gunakan dengan tertib


Minggu, 14 November 2021 / 06:15 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Saat ini Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC), yan ada di bawah WHO, memang mencantumkan titanium dioksida sebagai kemungkinan karsinogen.

Komisi Eropa mengatakan saat ini tidak ada bukti yang menunjukkan adanya titanium dioksida dalam masker wajah yang menimbulkan risiko kesehatan dan meminta semua orang untuk tetap menggunakan masker.

"Tidak dapat disimpulkan bahwa masker wajah FFP atau masker bedah, yang mungkin mengandung TiO2, dapat menimbulkan risiko bagi kesehatan," kata juru bicara Komisi kepada Reuters.

Keberadaan zat karsinogen pada masker telah menjadi perhatian badan kesehatan masyarakat Belgia sejak Februari lalu. Mereka menyarankan masyarakat untuk tidak menggunakan masker wajah yang sebelumnya didistribusikan secara gratis setelah diketahui mengandung nanopartikel perak dan TiO2.

Komisi Eropa juga telah mengusulkan agar penggunaan TiO2 dalam makanan dilarang secepat mungkin, setidaknya pada pertengahan 2022. Usulan ini disampaikan setelah badan keamanan pangan Uni Eropa mengatakan zat itu tidak lagi aman karena efek karsinogenik tidak dapat dikecualikan ketika tertelan.

Selanjutnya: APEC: Kunci pemulihan dari pandemi Covid-19 adalah perdagangan bebas




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×