Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Kinerja ekspor Singapura mencatatkan lonjakan signifikan pada Maret 2026. Nilai ekspor domestik nonmigas (non-oil domestic exports/NODX) tumbuh 15,3% secara tahunan (year on year/YoY), melampaui ekspektasi pasar.
Data pemerintah yang dirilis Jumat (17/4/2026) dilansir Reuters menunjukkan, capaian tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan proyeksi median dalam jajak pendapat Reuters yang memperkirakan pertumbuhan hanya 9,4%.
Baca Juga: Kilang Terbesar Terbakar, Australia Pastikan Tak Ada Pembatasan BBM
Kenaikan ekspor terutama ditopang oleh permintaan produk elektronik, seperti sirkuit terpadu (integrated circuits), komputer pribadi (PC), dan media penyimpanan data.
Dari sisi negara tujuan, ekspor Singapura ke Hong Kong, Taiwan, dan China mengalami peningkatan.
Sebaliknya, pengiriman ke kawasan Uni Eropa, Amerika Serikat (AS), serta Indonesia tercatat lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sejalan dengan perkembangan tersebut, Monetary Authority of Singapore (MAS) telah memperketat kebijakan moneter pada awal pekan ini.
Baca Juga: Gencatan Senjata Israel-Lebanon Dilanggar, Situasi Masih Rawan
MAS memperingatkan bahwa ketidakpastian ekonomi global serta kondisi keuangan yang semakin ketat berpotensi menekan permintaan ekspor pada paruh kedua tahun ini.
Dalam laporan makroekonominya, MAS juga menyoroti risiko penurunan pertumbuhan yang bisa semakin besar apabila krisis energi berlangsung lebih lama.
“Kondisi tersebut dapat memperketat likuiditas global dan memicu efek rambatan negatif, termasuk terhadap siklus industri berbasis kecerdasan buatan (AI),” tulis bank sentral.













