kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Usai bikin rekor tahun ini, eksportir LNG Amerika harus tetap waspada di tahun depan


Senin, 30 Desember 2019 / 14:06 WIB
ILUSTRASI. Kapal pengangkut LNG di perairan Jepang, (13/11/2017). REUTERS/Issei Kato/File Photo


Sumber: Reuters | Editor: Tendi Mahadi

Harga di Eropa TRNLTTFMc1 dan Asia JKMc1 turun sekitar 40% sejauh ini pada tahun 2019 ke level terendah dalam beberapa tahun.

Analis di Morgan Stanley mengatakan beberapa terminal ekspor LNG AS dapat ditutup sementara pada tahun 2020 karena kurangnya permintaan. Harga yang lebih rendah dan permintaan yang lemah dapat membahayakan segudang proyek LNG yang masih dalam pengembangan.

Baca Juga: Grab dan Singtel bakal dirikan bank digital, seperti apa?

Selama beberapa bulan terakhir, importir gas Singapura Pavilion Energy membatalkan pemuatan kargo LNG dari AS dan beberapa perusahaan China menawarkan untuk menjual kembali kargo karena mereka bergulat dengan inventaris tinggi dan permintaan yang lemah.

Meskipun harga rendah, pengembang LNG AS pada tahun 2019 memutuskan untuk mengejar rekor kapasitas, dan 10 pengembang yang berbeda dapat memutuskan untuk melanjutkan proyek di tahun mendatang. 




TERBARU

[X]
×