kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   -18.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.741   18,00   0,10%
  • IDX 6.406   -95,98   -1,48%
  • KOMPAS100 833   -14,48   -1,71%
  • LQ45 633   -9,40   -1,46%
  • ISSI 225   -3,43   -1,50%
  • IDX30 354   -4,60   -1,28%
  • IDXHIDIV20 432   -4,21   -0,97%
  • IDX80 95   -1,63   -1,69%
  • IDXV30 120   -1,45   -1,19%
  • IDXQ30 113   -1,10   -0,97%

Utang luar negeri China meningkat capai US$ 1,7 triliun


Minggu, 01 April 2018 / 18:56 WIB
ILUSTRASI. Mata Uang China Renminbi - uang yuan china


Reporter: Agung Jatmiko | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Badan pengawas pertukaran mata uang China atau State Administration of Foreign Exchange (SAFE) mengungkapkan risiko keuangan dari utang luar negeri China masih dalam taraf terkontrol, meski peningkatannya cukup signifikan.

Mengutip Xinhua, Sabtu (31/3), utang luar negeri China per Desember 2017 telah mencapai US$ 1,7 triliun, meningkat US$ 294,8 miliar dibandingkan tahun 2016.

SAFE telah merilis laporan yang menyatakan semua indikator utama dari utang luar negeri ini masih dalam standar keamanan internasionalnya.

Regulator valuta ini mengungkapkan, rasio utang luar negeri China masih 14% dibandingkan produk domestik bruto (PDB). Sementara, rasio utang luar negeri jangka pendek terhadap cadangan devisa adalah 35%.

SAFE menghubungkan utang luar negeri yang meningkat dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil, meningkatkan pergerakan dua arah nilai tukar yuan dan kebijakan pemerintah untuk memfasilitasi pendanaan lintas batas.

Laporan SAFE mengungkapkan, pemerintah China akan terus meningkatkan kebijakan manajemen makroprudensial yang berfokus pada bank dan aliran modal jangka pendek, mencegah risiko dan melayani ekonomi riil lebih baik.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×