kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.976   84,00   0,47%
  • IDX 5.896   -204,86   -3,36%
  • KOMPAS100 768   -27,83   -3,50%
  • LQ45 581   -17,43   -2,91%
  • ISSI 204   -7,32   -3,46%
  • IDX30 329   -9,33   -2,76%
  • IDXHIDIV20 403   -9,08   -2,20%
  • IDX80 87   -3,11   -3,45%
  • IDXV30 109   -2,02   -1,82%
  • IDXQ30 105   -2,37   -2,20%

Utang luar negeri China meningkat capai US$ 1,7 triliun


Minggu, 01 April 2018 / 18:56 WIB
ILUSTRASI. Mata Uang China Renminbi - uang yuan china


Reporter: Agung Jatmiko | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Badan pengawas pertukaran mata uang China atau State Administration of Foreign Exchange (SAFE) mengungkapkan risiko keuangan dari utang luar negeri China masih dalam taraf terkontrol, meski peningkatannya cukup signifikan.

Mengutip Xinhua, Sabtu (31/3), utang luar negeri China per Desember 2017 telah mencapai US$ 1,7 triliun, meningkat US$ 294,8 miliar dibandingkan tahun 2016.

SAFE telah merilis laporan yang menyatakan semua indikator utama dari utang luar negeri ini masih dalam standar keamanan internasionalnya.

Regulator valuta ini mengungkapkan, rasio utang luar negeri China masih 14% dibandingkan produk domestik bruto (PDB). Sementara, rasio utang luar negeri jangka pendek terhadap cadangan devisa adalah 35%.

SAFE menghubungkan utang luar negeri yang meningkat dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil, meningkatkan pergerakan dua arah nilai tukar yuan dan kebijakan pemerintah untuk memfasilitasi pendanaan lintas batas.

Laporan SAFE mengungkapkan, pemerintah China akan terus meningkatkan kebijakan manajemen makroprudensial yang berfokus pada bank dan aliran modal jangka pendek, mencegah risiko dan melayani ekonomi riil lebih baik.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×