kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

China akan gelontorkan US$ 298,92 juta untuk irigasi Xianjiang Selatan


Minggu, 01 April 2018 / 08:29 WIB
ILUSTRASI. Bendera China


Reporter: Agung Jatmiko | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Pemerintah China akan menghabiskan 1.875 miliar yuan atau setara dengan US$ 298,92 juta untuk memperbaiki sistem irigasi di bagian selatan China.

Mengutip Reuters, Sabtu (31/3) pemerintah China semakin mengubah fokusnya ke pembangunan di Xinjiang selatan dalam beberapa tahun terakhir, seiring adanya pengakuan implisit bahwa isu ekonomi sebagai penyebab meletusnya beberapa kerusuhan yang terjadi di provinsi ini.

Kantor berita Xinhua mengungkapkan, dana tersebut akan digunakan untuk meningkatkan fasilitas irigasi dan mempromosikan teknologi hemat air untuk meningkatkan hasil pertanian di Xinjiang selatan. Provinsi ini merupakan daerah produsen utama kapas dan buah China.

"Namun, kurangnya air dan sistem irigasi yang usang telah lama menghambat pembangunan pertanian di kawasan itu," tulis Xinhua.

Laporan Xinhua menunjukkan bahwa daerah-daerah seperti Aksu, Kashgar dan Hotan di Xinjiang selatan termasuk di antara bagian termiskin di China, dengan lebih dari 1,6 juta orang hidup di bawah garis kemiskinan pada akhir 2017.

Ketiga wilayah ini juga telah menjadi pusat dari apa yang disebut China sebagai perang terhadap teror, dengan ratusan orang telah tewas dalam kekerasan selama beberapa tahun terakhir. Provinsi yang dihuni oleh suku Uighur ini kerap mendapat represi dari pemerintahan Beijing.




TERBARU

[X]
×