kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Vaksin COVID Ibu Hamil: Data Bahaya Akan Terkuak?


Rabu, 10 September 2025 / 08:16 WIB
Vaksin COVID Ibu Hamil: Data Bahaya Akan Terkuak?
ILUSTRASI. Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin dosis ketiga kepada warga di Denpasar, Bali, Selasa (14/6/2022). Dinas Kesehatan Provinsi Bali mengimbau masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi COVID-19 dosis ketiga atau penguat (booster) sebagai antisipasi penyebaran COVID-19 subvarian Omicron BA.4 dan BA.5. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/rwa.


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Pejabat kesehatan senior di bawah Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan (HHS) Amerika Serikat, Robert F. Kennedy Jr., tengah menghimpun contoh kasus dugaan dampak berbahaya vaksin COVID-19 terhadap perempuan hamil untuk dipublikasikan ke masyarakat.

Laporan ini disampaikan The Wall Street Journal pada Selasa (9/9/2025), mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Baca Juga: Varian COVID-19 Baru Stratus Menyebar di AS dan Seluruh Dunia, Apa Saja Gejalanya?

Komisioner Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA), Marty Makary, bersama pejabat senior vaksin dan biologis FDA, Vinay Prasad, disebut sedang mengupayakan pencabutan sebagian perlindungan privasi terkait data vaksin COVID-19 pada ibu hamil.

Langkah tersebut, jika terealisasi, akan memungkinkan pejabat kesehatan mengungkap secara lebih rinci dugaan efek merugikan yang dianggap berhubungan dengan vaksin COVID-19.

Hingga saat ini, Kementerian Kesehatan AS (HHS) belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar dari Reuters.

Rencana ini muncul menjelang rapat Komite Penasihat Praktik Imunisasi (ACIP) pada 18 September mendatang.

Baca Juga: Gejala Khas Covid-19 Varian Nimbus Mulai Terlihat, Ketahui Sebelum Terlambat

Komite yang baru diisi anggota pilihan Kennedy itu akan membahas rekomendasi vaksin untuk hepatitis B, campak-gondongan-rubella-cacar air (MMRV), serta virus pernapasan syncytial (RSV).


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×