kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.504.000   16.000   0,64%
  • USD/IDR 16.743   36,00   0,22%
  • IDX 8.712   64,76   0,75%
  • KOMPAS100 1.200   6,53   0,55%
  • LQ45 848   1,49   0,18%
  • ISSI 313   4,68   1,51%
  • IDX30 437   -0,69   -0,16%
  • IDXHIDIV20 509   -1,04   -0,20%
  • IDX80 133   0,75   0,56%
  • IDXV30 140   0,50   0,36%
  • IDXQ30 140   -0,18   -0,13%

Vaksin COVID Ibu Hamil: Data Bahaya Akan Terkuak?


Rabu, 10 September 2025 / 08:16 WIB
Vaksin COVID Ibu Hamil: Data Bahaya Akan Terkuak?
ILUSTRASI. Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin dosis ketiga kepada warga di Denpasar, Bali, Selasa (14/6/2022). Dinas Kesehatan Provinsi Bali mengimbau masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi COVID-19 dosis ketiga atau penguat (booster) sebagai antisipasi penyebaran COVID-19 subvarian Omicron BA.4 dan BA.5. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/rwa.


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Pejabat kesehatan senior di bawah Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan (HHS) Amerika Serikat, Robert F. Kennedy Jr., tengah menghimpun contoh kasus dugaan dampak berbahaya vaksin COVID-19 terhadap perempuan hamil untuk dipublikasikan ke masyarakat.

Laporan ini disampaikan The Wall Street Journal pada Selasa (9/9/2025), mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Baca Juga: Varian COVID-19 Baru Stratus Menyebar di AS dan Seluruh Dunia, Apa Saja Gejalanya?

Komisioner Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA), Marty Makary, bersama pejabat senior vaksin dan biologis FDA, Vinay Prasad, disebut sedang mengupayakan pencabutan sebagian perlindungan privasi terkait data vaksin COVID-19 pada ibu hamil.

Langkah tersebut, jika terealisasi, akan memungkinkan pejabat kesehatan mengungkap secara lebih rinci dugaan efek merugikan yang dianggap berhubungan dengan vaksin COVID-19.

Hingga saat ini, Kementerian Kesehatan AS (HHS) belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar dari Reuters.

Rencana ini muncul menjelang rapat Komite Penasihat Praktik Imunisasi (ACIP) pada 18 September mendatang.

Baca Juga: Gejala Khas Covid-19 Varian Nimbus Mulai Terlihat, Ketahui Sebelum Terlambat

Komite yang baru diisi anggota pilihan Kennedy itu akan membahas rekomendasi vaksin untuk hepatitis B, campak-gondongan-rubella-cacar air (MMRV), serta virus pernapasan syncytial (RSV).


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×