kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.012.000   68.000   2,31%
  • USD/IDR 16.905   -13,00   -0,08%
  • IDX 8.272   -2,31   -0,03%
  • KOMPAS100 1.164   0,60   0,05%
  • LQ45 835   1,00   0,12%
  • ISSI 295   -1,17   -0,39%
  • IDX30 437   0,09   0,02%
  • IDXHIDIV20 522   2,39   0,46%
  • IDX80 130   0,02   0,01%
  • IDXV30 143   -0,62   -0,43%
  • IDXQ30 140   0,46   0,33%

Vietjet Teken Kesepakatan Mesin dan Pesawat di AS, Senilai Lebih dari US$ 6,3 Miliar


Sabtu, 21 Februari 2026 / 13:36 WIB
Vietjet Teken Kesepakatan Mesin dan Pesawat di AS, Senilai Lebih dari US$ 6,3 Miliar
ILUSTRASI. Armada Vietjet (Dok/Vietjet Air.com)


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Vietjet, maskapai swasta terbesar di Vietnam, menandatangani sejumlah perjanjian dengan korporasi dan institusi keuangan di Amerika Serikat (AS). Nilai transaksi tersebut lebih dari US$ 6,3 miliar.

Dalam kerja sama tersebut, Vietjet dan Pratt and Whitney, perusahaan manufaktur mesin pesawat asal AS, bagian dari RTX, menyepakati kontrak jangka panjang untuk penggunaan mesin Pratt and Whitney GTF. Selain itu termasuk layanan perawatan menyeluruh bagi 44 unit pesawat A321NEO dan A321XLR. Nilai kontrak ini diperkirakan mencapai US$ 5,4 miliar.

Mesin generasi terbaru ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi operasional, menekan biaya operasional, serta mengurangi emisi. Langkah ini mendukung strategi pengembangan berkelanjutan dan transisi hijau Vietjet dalam proses modernisasi armada.

Selain itu, Vietjet menandatangani perjanjian pembiayaan pesawat dengan Griffin Global Asset Management untuk enam unit Boeing 737-8 dengan nilai sekitar US$ 965 juta berdasarkan harga katalog. Kerjasama ini menjadi bagian dari strategi diversifikasi sumber pendanaan internasional sekaligus memperkuat struktur permodalan perusahaan agar selaras dengan standar global.

Baca Juga: Vietjet Raih Pembiayaan US$965 Juta untuk Beli 6 Boeing 737-8

Managing Director Vietjet, Nguyen Thanh Son menyampaikan, kesepakatan di AS mencerminkan komitmen perusahaan dalam memperluas kemitraan internasional serta membangun armada yang modern dan berkelanjutan.

"Kerja sama ini akan memperkuat fondasi finansial, meningkatkan standar operasional, dan mendukung pertumbuhan jangka panjang industri penerbangan Vietnam maupun global," kata Thanh Son, dalam rilis ke Kontan.co.id, Sabtu (21/2). 

Bagi pasar Indonesia, perkembangan ini memiliki arti penting. Saat ini Vietjet melayani penerbangan langsung yang menghubungkan Jakarta dan Bali dengan Hanoi serta Ho Chi Minh City.

Dengan armada aktif sebanyak 135 pesawat dan hampir 600 pesawat tambahan dalam daftar pemesanan, Vietjet terus memperkuat posisinya sebagai grup penerbangan yang dinamis dan terintegrasi secara global.

Selanjutnya: InJourney dan Pandawara Bersihkan 2,25 Ton Sampah di Pantai Kelan Bali

Menarik Dibaca: Menu Buka Puasa Keluarga: Resep Nasi Kebuli Ayam Rice Cooker, Wajib Coba




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×