kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Vietnam hentikan aktvitas pengeboran minyak Repsol


Jumat, 23 Maret 2018 / 13:37 WIB
ILUSTRASI.


Reporter: Agung Jatmiko | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - HANOI. Perusahaan minyak milik negara asal Vietnam, Petro Vietnam memerintahkan perusahaan energi asal Spanyol, Repsol untuk menunda proyek "Red Emperor" karena tekanan dari China. Perintah tersebut datang saat Repsol sedang persiapan untuk melakukan pengeboran komersial.

Mengutip Reuters, Jumat (23/3), keputusan penundaan ini merupakan kali kedua Vietnam menghentikan pengembangan pengeboran minyak di Laut China Selatan karena tekanan dari Beijing. Penundaan ini berpotensi merugikan investasi Repsol sebesar US$ 200 juta.

Ladang Red Emperor atau di Vietnam dikenal dengan nama Ca Rong Do merupakan ladang minyak bagian dai Nam Con Son basin, terletak 440 Km dari kota Vung Tau. Ladang minyak ini berpotensi menghasilkan 25.000 sampai 30.000 barel minyak dan 60 juta meter kubik gas per hari.

Untuk eksplorasi ladang minyak ini, Repsol sudah mengeluarkan € 33 juta. Repsol, yang memiliki 51,75% saham dalam proyek itu juga sudah menandatangani kontrak sewa € 384 juta untuk sebuah rig untuk mulai bekerja di sebuah ladang minyak tersebut pada 2019.


 




TERBARU

[X]
×