kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.992   80,00   0,45%
  • IDX 6.010   -61,64   -1,02%
  • KOMPAS100 774   -11,44   -1,46%
  • LQ45 592   -8,80   -1,46%
  • ISSI 208   -2,25   -1,07%
  • IDX30 328   -4,71   -1,41%
  • IDXHIDIV20 419   -5,32   -1,25%
  • IDX80 88   -1,32   -1,47%
  • IDXV30 114   -0,94   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,23   -1,13%

Virus corona mengamuk, Daegu di Korea Selatan bak kota mati


Kamis, 20 Februari 2020 / 19:25 WIB
ILUSTRASI. Seorang pria memakai masker wajah untuk mencegah tertular virus corona baru berjalan di sebuah zebra cross di Seoul, Korea Selatan, 20 Februari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Daegu bak kota mati. Mal-mal dan bioskop-bioskop di kota berpenduduk 2,5 juta orang ini kosong. Jalan-jalan di pusat kota itu yang biasanya ramai juga sepi.

"Sepertinya, seseorang menjatuhkan bom di tengah kota. Itu seperti kiamat zombie,” kata Kim Geun-woo, penduduk Daegu, kepada Reuters, Kamis (20/2), melalui telepon.

Penyebab sesungguhnya: virus corona baru. Covid-19 "mengamuk" di kota terbesar keempat di Korea Selatan itu. Kasus baru terjangkit virus di Daegu melonjak 53 kasus.

Baca Juga: Korea Selatan melaporkan kematian pertama orang terjangkit virus corona

Wali Kota Daegu Kwon Young-jin, Kamis (20/2), meminta penduduk untuk tinggal di rumah, menyusul setidaknya 90 dari sekitar 1.000 orang yang menghadiri kebaktian di sebuah gereja menunjukkan gejala Covid-19.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea Selatan menggambarkannya sebagai "penyebaran super". Seorang perempuan 61 tahun yang terjangkit Covid-19 menghadiri kebaktian di gereja itu.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×