kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45863,16   -14,36   -1.64%
  • EMAS920.000 -0,86%
  • RD.SAHAM -0.50%
  • RD.CAMPURAN -0.07%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Vladimir Putin dinominasikan meraih Nobel Perdamaian


Jumat, 25 September 2020 / 14:51 WIB
Vladimir Putin dinominasikan meraih Nobel Perdamaian
ILUSTRASI. Presiden Rusia, Vladimir Putin, saat menyampaikan pidato di acara peringatan Hari Angkatan Laut di St.Petersburg, Minggu, 26 Juli 2020.

Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  MOSKOW. Presiden Rusia Vladimir Putin telah dinominasikan untuk Hadiah Nobel Perdamaian 2021, kantor berita negara Rusia TASS melaporkan Kamis.

Juru bicara kepresidenan Rusia Dmitry Peskov mengatakan kepada wartawan bahwa pencalonan tidak datang dari Kremlin.

Menurut TASS, sekelompok tokoh masyarakat Rusia yang dipimpin oleh penulis Sergey Komkov mengajukan nominasi tersebut, yang dikirim ke Oslo pada 10 September.

"Jika keputusan ini dibuat untuk memberikan hadiah kepada Putin, bagus, jika tidak, tidak masalah juga," kata Peskov seperti dilansir CBS News, Jumat (25/9).

Baca Juga: Madonna: Saya terinfeksi virus corona saat tur di Paris

Pencalonan itu datang ketika salah satu kritikus Putin yang paling menonjol, pemimpin oposisi Alexei Navalny, sedang dalam pemulihan dari keracunan agen saraf era Soviet.

Laboratorium independen di Jerman, Prancis dan Swedia telah mengkonfirmasi bahwa dia diracuni dengan Novichok, racun yang juga telah digunakan untuk melawan penentang rezim lainnya.

Kremlin dengan tegas menolak klaim bahwa Navalny diracun di Rusia.

Presiden Trump juga dinominasikan untuk Hadiah Nobel Perdamaian tahun ini. Pencalonannya diajukan oleh anggota parlemen Norwegia, yang juga menominasikannya pada 2018.

Baca Juga: Perangi kemiskinan, tiga ekonom ini menangkan nobel ekonomi 2019

Minggu lalu, Presiden Trump dan Putin termasuk di antara mereka yang "dihormati" dengan Hadiah Nobel Ig untuk Pendidikan Kedokteran, penghargaan yang dianugerahkan kepada mereka dan para pemimpin dunia lainnya, karena menggunakan pandemi virus Covid-19 untuk mengajar dunia bahwa politisi dapat memiliki efek yang lebih langsung pada hidup dan mati daripada ilmuwan dan dokter.

 

Selanjutnya: Pandemi, Momentum Great Reset

 

 




TERBARU
Kontan Academy
Panduan Cepat Maximizing Leadership Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale

[X]
×