Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Pembicaraan dengan Schroeder?
Presiden Dewan Eropa, Antonio Costa, pekan lalu mengatakan bahwa masih ada “potensi” bagi Uni Eropa untuk bernegosiasi dengan Rusia, termasuk membahas masa depan arsitektur keamanan Eropa.
Saat ditanya apakah ia bersedia berdialog dengan para pemimpin Eropa, Putin mengatakan bahwa tokoh yang paling ia sukai adalah Gerhard Schroeder.
“Bagi saya pribadi, mantan Kanselir Republik Federal Jerman, Tuan Schroeder, lebih saya pilih,” ujar Putin.
Para pemimpin Eropa sebelumnya menegaskan bahwa Rusia harus dikalahkan di Ukraina dan menggambarkan Putin sebagai penjahat perang serta pemimpin otoriter yang suatu hari bisa menyerang anggota NATO bila Rusia memenangkan perang. Rusia menolak tuduhan tersebut dan menyebutnya tidak masuk akal.
Putin, yang memerintahkan invasi ke Ukraina pada Februari 2022, menuduh negara-negara Eropa sebagai pihak yang memperpanjang perang karena terus mendukung Ukraina dengan bantuan dana, persenjataan, dan intelijen bernilai puluhan miliar dolar.
Ketika ditanya mengenai Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy, Putin mengatakan bahwa pertemuan langsung hanya mungkin dilakukan setelah tercapai kesepakatan damai yang bersifat permanen.
Tabel Ringkasan Poin Penting
| Topik | Keterangan |
|---|---|
| Pernyataan Putin | Mengatakan perang Rusia-Ukraina mulai mendekati akhir |
| Negosiasi Eropa | Putin siap membahas arsitektur keamanan baru Eropa |
| Tokoh Pilihan Putin | Gerhard Schroeder dianggap mitra negosiasi ideal |
| Sikap Trump | Mendukung gencatan senjata dan ingin diperpanjang |
| Durasi Konflik | Rusia telah berperang di Ukraina lebih dari 4 tahun |
| Wilayah Konflik | Rusia menguasai hampir seperlima wilayah Ukraina |
| Kondisi Hubungan Rusia-Eropa | Disebut terburuk sejak Perang Dingin |
| Pertemuan dengan Zelenskiy | Hanya mungkin setelah tercapai perjanjian damai permanen |













