kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.946.000   19.000   0,99%
  • USD/IDR 16.330   14,00   0,09%
  • IDX 7.345   -53,46   -0,72%
  • KOMPAS100 1.030   -14,36   -1,37%
  • LQ45 782   -6,67   -0,85%
  • ISSI 245   -3,19   -1,29%
  • IDX30 405   -3,55   -0,87%
  • IDXHIDIV20 467   0,58   0,12%
  • IDX80 116   -1,36   -1,15%
  • IDXV30 118   -0,58   -0,49%
  • IDXQ30 130   -0,02   -0,02%

Volume Rokok Menurun, Penjualan Philip Morris Meleset dari Ekspektasi


Selasa, 22 Juli 2025 / 20:17 WIB
Volume Rokok Menurun, Penjualan Philip Morris Meleset dari Ekspektasi
ILUSTRASI. Philip Morris, famous for its Marlboro smokes, says it ultimately plans to replace traditional cigarettes with electronic smoking devices like iQOS. REUTERS/Carlo Allegri


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID. Kinerja keuangan kuartal II-2025 Philip Morris International Inc (PMI), produsen rokok Marlboro, mencatatkan hasil yang mengecewakan dari sisi pendapatan.

Meski berhasil mencetak pertumbuhan penjualan secara tahunan, hasil tersebut masih berada di bawah ekspektasi analis akibat penurunan volume penjualan rokok tradisional.

Dalam laporan keuangan yang dirilis Selasa (22/7/2025), PMI melaporkan total penjualan sebesar US$10,14 miliar, tumbuh 7,1% secara tahunan.

Baca Juga: Bos Philip Morris Sebut Aspek Keberlanjutan Akan Ciptakan Hasil yang Positif

Namun angka ini meleset dari konsensus analis yang diperkirakan sebesar US$10,33 miliar berdasarkan data LSEG. Akibatnya, saham PMI turun sekitar 5% dalam perdagangan premarket.

Meski demikian, laba per saham (EPS) yang disesuaikan berhasil melampaui ekspektasi pasar. PMI mencetak EPS kuartalan sebesar US$1,95, lebih tinggi dibandingkan estimasi analis sebesar US$1,86.

Transisi ke Produk Bebas Asap Berlanjut

PMI telah menjadi salah satu perusahaan tembakau global yang paling agresif dalam melakukan transisi dari produk rokok tradisional ke alternatif bebas asap.

Baca Juga: Investasikan US$ 6,4 Miliar, Philip Morris Fokus Kembangkan Tembakau Bebas Asap

Produk andalan seperti alat tembakau berpemanas IQOS dan kantong nikotin oral ZYN menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dan kini menjadi pilar utama strategi diversifikasi pendapatan perusahaan.

Volume pengiriman produk bebas asap secara keseluruhan naik 23,8% pada kuartal ini, menandai momentum pertumbuhan yang kuat, terutama di pasar Eropa, Jepang, serta kota-kota besar seperti Jakarta, Mexico City, dan Seoul.

Sebaliknya, bisnis rokok tradisional justru mengalami penurunan volume pengiriman sebesar 1,5%.

Penurunan ini mencerminkan perubahan preferensi konsumen global, tekanan regulasi yang makin ketat terhadap produk tembakau, serta daya beli yang tergerus akibat kondisi ekonomi yang menantang di berbagai negara.

Pasar Amerika Serikat Jadi Fokus Baru

Langkah ekspansi PMI ke pasar Amerika Serikat dengan menjual IQOS secara terbatas mulai awal tahun ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperluas pangsa pasar produk bebas asap.

Baca Juga: Philip Morris International Investasikan USD 300 Juta Kembangkan Rokok Bebas Asap

Perusahaan berharap penetrasi IQOS di pasar AS yang besar akan memperkuat kontribusi produk bebas asap terhadap total pendapatan.

ZYN, produk kantong nikotin PMI, juga mencatat kinerja positif dan kini menjadi pemimpin pasar di segmen produk tersebut di Amerika Serikat, yang tengah tumbuh pesat.

PMI menargetkan bahwa pada akhir 2025, separuh dari total pendapatannya berasal dari produk bebas asap.

Perusahaan menyatakan bahwa mereka masih berada di jalur yang sesuai untuk mencapai target ambisius tersebut.

Proyeksi Tahun Penuh Ditingkatkan

Meskipun menghadapi tekanan dari sisi volume rokok, PMI tetap optimistis terhadap prospek kinerja tahunan.

Baca Juga: Dukung Operasional Sampoerna, Philip Morris Investasi US$ 6,4 Miliar Sejak 2005

Perusahaan merevisi naik proyeksi laba per saham yang disesuaikan untuk tahun penuh menjadi US$7,43–US$7,56 dari sebelumnya US$7,36–US$7,49.

Hal ini mencerminkan kepercayaan manajemen terhadap pertumbuhan berkelanjutan dari divisi produk bebas asap serta strategi efisiensi operasional yang terus diperkuat.

Selanjutnya: Indomaret Targetkan Buka 1.000 Gerai Baru di Tahun 2025, Siap Jajaki Indonesia Timur

Menarik Dibaca: Dukung UMKM Naik Kelas, Pegadaian Perkuat Ekosistem Usaha Lewat Gaderian


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Driven Financial Analysis Executive Finance Mastery

[X]
×