kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Waduh, beras dari Jepang terkontaminasi zat radioaktif


Kamis, 17 November 2011 / 15:04 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi PNS. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/kye/17


Sumber: BBC | Editor: Rizki Caturini

TOKYO. Beras di Jepang terindikasi terkontaminasi zat radioaktif. Pemerintah Jepang menemukan zat radiokatif caesium pada sampel beras yang diambil dari Fukusima. Daerah persawahan ini sekitar 60 kilometer (km) dari pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Fukushima.

Seperti diketahui, PLTN Fukushima mengalami kerusakan sejak gempa yang melanda Jepang pada Maret 2011 lalu. Zat radioaktif dari reaktor yang rusak menyebar dan menimbulkan kekhawatiran adanya kontaminasi yang akan terjadi, termasuk pada bahan makanan.

Dengan adanya temuan ini, pemerintah berencana menghentikan ekspor beras dari daerah ini. Memang, dalam beberapa bulan ini, kekhawatiran kontaminasi radioaktif terhadap makanan terus meningkat di masyarakat. Kontaminasi radioaktif telah ditemukan di beberapa jenis makanan seperti daging, jamur, dan teh hijau.

Padahal, beras asal Fukushima itu sudah siap untuk di ekspor. "Tapi sampai sekarang kita belum mulai mengekspor beras dari daerah ini," ujar Chief Cabinet Secretary Jepang, Osamu Fujimura.

Pemerintah daerah juga telah dipersiapkan untuk melakukan serangkaian tes pada makanan agar kontaminasi radioaktif tidak sampai masuk pada rantai makanan.









TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×