kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.713   5,00   0,03%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Kerugian Jepang akibat gempa Maret lalu mencapai US$ 210 miliar


Jumat, 24 Juni 2011 / 11:46 WIB
ILUSTRASI. Jurnalis memotret layar pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Selatan


Sumber: Bloomberg | Editor: Rizki Caturini

TOKYO. Pemerintah Jepang menghitung kerusakan gedung, jalanan dan infrastruktur lainnya akibat gempa dan tsunami yang melanda Jepang pada 11 Maret 2011 sekitar 16,9 triliun yen atau sebesar US$ 210 miliar.

Angka ini berada di batas bawah estimasi pemeritah Jepang yang pada Maret lalu menyatakan kerugian akan berkisar 16 triliun yen sampai 25 triliun yen.

Kantor Kabinet Jepang melansir hari ini (24/6), angka kerugian sebesar itu lebih tinggi dari hitungan dampak kerugian gempa Kobe pada 1995 silam yang sebesar 9,6 triliun yen.

Kerusakan perumahan, toko dan pabrik diproyeksikan sekitar 10,4 triliun yen. Sementara, kerusakan infrastruktur seperti sungai, pelabuhan dan bandara udara di estimasi sekitar 2,2 triliun yen.

Namun, kerugian sebesar 16,9 triliun yen ini belum termasuk biaya yang harus dikeluarkan pemerintah Jepang akibat kerusakan reaktor nuklir Fukushima Dai-Ichi.

Angka kerugian Jepang akibat gempa dan tsunami dahsyat Maret lalu akan jauh lebih besar jika memasukkan kerugian yang diakibatkan bocornya reaktor pembangkit listrik tenaga nuklir milik Tepco itu.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×