kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Waduh, jumlah korban virus corona China melampaui 130 orang


Rabu, 29 Januari 2020 / 08:36 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi virus corona. REUTERS/Aly Song


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Pertimbangan AS

Seiring terus meningkatnya jumlah korban, pejabat AS mengatakan Gedung Putih mempertimbangkan untuk menangguhkan semua penerbangan ke negara itu.

Melansir Reuters, Gedung Putih mengadakan pertemuan harian tentang wabah dan pemantauan penerbangan China-AS sebagai kemungkinan sumber infeksi. Hal itu diungkapkan oleh salah seorang sumber Reuters yang mengetahui detail mengenai permasalahan ini. 

Baca Juga: Mengenal BlueDot, startup yang pertama mendeteksi penyebaran virus corona

Dua pejabat AS yang menjadi sumber Reuters mengatakan, pemerintah belum mengambil opsi apa pun, termasuk larangan sementara penerbangan, kecuali jika data kesehatan masyarakat yang mendukung langkah tersebut.

Baca Juga: Virus Korona Meneror, Harga Emas pun Mencetak Rekor

Kekhawatiran akan penyebaran virus telah mendorong maskapai penerbangan di seluruh dunia untuk mengurangi penerbangan ke China dan perusahaan global untuk membatasi perjalanan karyawan ke negara itu. Sementara, seluruh sektor mulai pertambangan hingga barang-barang mewah telah terguncang oleh kekhawatiran akan anjloknya pertumbuhan ekonomi global akibat kasus pandemi.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×