kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.699   113,00   0,64%
  • IDX 6.470   -252,97   -3,76%
  • KOMPAS100 859   -34,67   -3,88%
  • LQ45 638   -20,11   -3,06%
  • ISSI 234   -8,67   -3,57%
  • IDX30 362   -9,19   -2,48%
  • IDXHIDIV20 447   -8,29   -1,82%
  • IDX80 98   -3,68   -3,61%
  • IDXV30 127   -2,61   -2,01%
  • IDXQ30 117   -2,43   -2,04%

Wah, negara paling bahagia lebih mampu menangani krisis virus corona


Kamis, 26 Maret 2020 / 03:00 WIB


Reporter: kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Negara-negara paling bahagia di dunia bisa jadi lebih mampu menangani krisis seperti virus corona. Sebab, tingkat kepercayaan warga negara di beberapa negara tersebut lebih tinggi terhadap orang lain. 

World Happiness Report dari United Nations Sustainable Development Solutions Network menyatakan, masyarakat dan negara-negara dengan tingkat kepercayaan sosial tinggi lebih tangguh dalam menghadapi bencana alam dan krisis ekonomi. 

"Bekerjasama dan bukannya bersaing menjadi aturan hari ini, dan orang-orang senang saat mereka mau dan mampu saling membantu di saat dibutuhkan," sebut World Happiness Report seperti dikutip CNBC.

Laporan yang terbit Jumat (20/3) lalu pada International Day of Happiness itu menganalisis data yang mencakup 156 negara, termasuk informasi yang dikumpulkan dalam jajak pendapat analitik perusahaan AS, Gallup. 

Baca Juga: Mau berjemur untuk imunitas cegah corona? Ini jam yang paling baik

Penelitian ini menemukan, kelima negara Nordik--Finlandia, Denmark, Norwegia, Swedia dan Islandia--adalah negara dengan tingkat kepercayaan terbaik di dunia. 

Warga di masing-masing negara ini memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi pada orang lain dan pada institusi, seperti bisnis dan pemerintah. 

Dalam krisis kesehatan dan ekonomi global, seiring pandemi virus corona, tingkat kepercayaan menjadi lebih penting dari sebelumnya. 

Warga di lima negara itu mempercayai pemerintah untuk menerapkan kebijakan demi melindungi mereka dari dampak kesehatan dan ekonomi karena virus corona. 

Baca Juga: Jauhi gula saat wabah virus corona, ini alasannya




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×