kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Wal-Mart tarik daging babi dari gerainya di China


Rabu, 13 Juni 2012 / 11:51 WIB
ILUSTRASI. Di tengah badai Covid-19, Bank Indonesia (BI) melihat stabilitas sistem keuangan masih terjaga dengan baik.


Reporter: Asnil Bambani Amri, Bloomberg | Editor: Asnil Amri

HONG KONG. Wal-Mart Stores Inc, raksasa ritel dunia mengumumkan penghapusan penjualan daging babi di China. Penarikan penjualan produk babi itu terkait dengan temuan daging babi yang berasal dari babi sakit di gudangnya di barat daya China.

Pemerintahan Daerah lewat unit Peternakan Makanan & Hewan sudah mengirimkan pemberitahuan kepada Dazhou Wal-Mart. Namun dalam informasi yang disampaikan Anthony Rose, selaku juru bicara Wal Mart, tidak dijelaskan alasan penghapusan beberapa item produk di gerainya tersebut.

Sementara itu, regulator sektor peternakan di Dazhou, provinsi Sichuan mengaku, telah menemukan iga babi yang berasal dari babi yang sakit sebelum di potong. Iga babi itu ditemukan di gudang pendingin Wal-Mart. Informasi ini diberitakan oleh media lokal, Chengdu Shangbao.

Pada bulan Oktober tahun lalu, Polisi di China menangkap dua pekerja Wal-Mart di Chongqing. Penangkapan itu terkait dengan adanya mislabeling pada produk babi organik. "Kami telah membentuk tim kerja yang dipimpin Wal-Mart pusat untuk membuat penyelidikan lebih lanjut, “ kata Rose (13/6).

Ia menambahkan, akan menghapus penjualan dan menghentikan pasokan produk dari pemasok terkait," kata Rose dalam surat elektroniknya. "Saat ini kami akan menjaga komunikasi yang erat dengan pemerintah Dazhou," tegasnya.




TERBARU

[X]
×