kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Wal-Mart tarik daging babi dari gerainya di China


Rabu, 13 Juni 2012 / 11:51 WIB
ILUSTRASI. Di tengah badai Covid-19, Bank Indonesia (BI) melihat stabilitas sistem keuangan masih terjaga dengan baik.


Reporter: Asnil Bambani Amri, | Editor: Asnil Amri

HONG KONG. Wal-Mart Stores Inc, raksasa ritel dunia mengumumkan penghapusan penjualan daging babi di China. Penarikan penjualan produk babi itu terkait dengan temuan daging babi yang berasal dari babi sakit di gudangnya di barat daya China.

Pemerintahan Daerah lewat unit Peternakan Makanan & Hewan sudah mengirimkan pemberitahuan kepada Dazhou Wal-Mart. Namun dalam informasi yang disampaikan Anthony Rose, selaku juru bicara Wal Mart, tidak dijelaskan alasan penghapusan beberapa item produk di gerainya tersebut.

Sementara itu, regulator sektor peternakan di Dazhou, provinsi Sichuan mengaku, telah menemukan iga babi yang berasal dari babi yang sakit sebelum di potong. Iga babi itu ditemukan di gudang pendingin Wal-Mart. Informasi ini diberitakan oleh media lokal, Chengdu Shangbao.

Pada bulan Oktober tahun lalu, Polisi di China menangkap dua pekerja Wal-Mart di Chongqing. Penangkapan itu terkait dengan adanya mislabeling pada produk babi organik. "Kami telah membentuk tim kerja yang dipimpin Wal-Mart pusat untuk membuat penyelidikan lebih lanjut, “ kata Rose (13/6).

Ia menambahkan, akan menghapus penjualan dan menghentikan pasokan produk dari pemasok terkait," kata Rose dalam surat elektroniknya. "Saat ini kami akan menjaga komunikasi yang erat dengan pemerintah Dazhou," tegasnya.




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×