kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Warga Korea Selatan mulai kembali bekerja ke kantor dan memadati mall


Senin, 20 April 2020 / 14:34 WIB
ILUSTRASI. Seorang wanita memakai masker pelindung sambil mendorong kereta bayi berisi anjing saat berjalan dekat jalan tempat sakura mekar, yang ditutup untuk menghindari penularan virus corona (COVID-19), di Seoul, Korea Selatan, Rabu (1/4/2020). REUTERS/Kim Hong-


Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Warga Korea Selatan saat ini mulai kembali bekerja ke kantor dan mulai memadati pusat perbelanjaan hingga restoran. Ini menyusul pengurangan pembatasan aktivitas di luar ruang oleh pemerintah setempat seiring tren penurunan kasus virus corona di negara itu. 

Perusahaan-perusahaan mulai melonggarkan kebijakan bekerja dari rumah seperti SK Innovation dan Naver. Meski begitu perusahaan masih menjalankan jam kerja yang fleksibel serta membatas perjalanan dinas dan rapat tatap muka. 

Korea Selatan memperpanjang kebijakan pembatasan fisik untuk 16 hari kedepan sejak hari Minggu (19/4), namun memperlonggar fasilitas keagamanan dan olahraga yang sebelumnya dibatasi. 

Baca Juga: Korea Selatan mulai melonggarkan kebijakan jaga jarak

Data Pusat Pencegahan dan Pengawasan Penyakit Korea (KCDC) melaporkan 13 kasus baru di Korsel pada Senin (20/4), naik dari hari sebelumnya yang tercatat cuma delapan kasus baru. Sejauh ini jumlah kematian di Korsel akibat virus corona mencapai 236 kasus. 

Otoritas kesehatan setempat mengingatkan warga agar tetap meningkatkan kewaspadaan, sebab cluster baru masih bisa muncul kapan saja, terutama setelah Korea Selatan mengadakan pemilihan nasional pertama pekan lalu sejak epidemi dimulai, dan menjelang liburan panjang mulai minggu depan.




TERBARU

[X]
×