kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Warga Swiss Tolak Pajak Warisan 50% untuk Orang Kaya


Minggu, 30 November 2025 / 23:32 WIB
Warga Swiss Tolak Pajak Warisan 50% untuk Orang Kaya
ILUSTRASI. Warga Swiss menolak usulan penerapan pajak warisan 50%


Sumber: Reuters | Editor: Harris Hadinata

KONTAN.CO.ID - ZURICH. Warga Swiss menolak usulan penerapan pajak kekayaan 50% atas warisan senilai 50 juta franc Swiss atau lebih. Dalam pemungutan suara yang digelar Minggu (30/11/2025), mayoritas pemilih menolak usulan tersebut.

Tercatat 78% suara menentang rencana tersebut. Hasil pemungutan suara ini bahkan hasil jajak pendapat, yang mendapati dua pertiga atau sekitar 66% pemilih menolak rencana tersebut.

Para bankir mengamati ketat pemungutan suara tersebut. Perbankan menggunakan pemungutan suara ini untuk menilai minat terhadap redistribusi kekayaan di Swiss.

Sementara sejumlah negara lain di Eropa telah meningkatkan pajak kekayaan. Misalnya di Norwegia.

Baca Juga: Indeks Manufaktur Tiongkok Turun Selama Delapan Bulan Berturut-turut

Swiss adalah negara di mana beberapa kota yang ada di negara ini tercatat sebagai kota tempat hidup termahal di dunia. Kecemasan tentang biaya hidup telah menjadi isu politik lokal.

Usulan kenaikan pajak kekayaan berasal dari JUSO, kelompok pemuda Partai Sosial Demokrat yang berhaluan kiri. Kebijakan ini bertujuan mendanai proyek-proyek guna mengurangi dampak perubahan iklim. "Orang-orang super kaya mewarisi miliaran, kita mewarisi krisis," kata mereka.

Para kritikus inisiatif tersebut mengatakan, kebijakan tersebut dapat memicu eksodus orang kaya dari Swiss. Bila ini terjadi, maka pendapatan pajak secara keseluruhan akan berkurang. Pemerintah Swiss juga mendesak para pemilih menolak rencana ini.


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×