kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   25.000   0,96%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Warren Buffett Mundur dari Kursi Ketua Berkshire Hathaway, Digantikan Putranya


Jumat, 18 September 2026 / 20:20 WIB
Warren Buffett Mundur dari Kursi Ketua Berkshire Hathaway, Digantikan Putranya
Warren Buffett mundur sebagai ketua Berkshire Hathaway setelah lebih dari 60 tahun memimpin. Putranya, Howard Buffett, menggantikannya. (dok./Kontan)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Era Warren Buffett di pucuk pimpinan Berkshire Hathaway memasuki babak baru. Setelah lebih dari enam dekade membangun konglomerasi tersebut, Buffett resmi mundur dari posisi ketua dan beralih menjadi chairman emeritus.

Berkshire Hathaway mengumumkan keputusan tersebut pada Jumat (18/9/2026). Posisi ketua selanjutnya diisi putra Buffett, Howard Buffett, yang telah menjadi anggota dewan direksi perusahaan sejak 1993.

Perubahan ini menjadi kelanjutan dari proses suksesi di Berkshire. Sebelumnya, Buffett telah menyerahkan posisi chief executive officer (CEO) kepada Greg Abel pada awal 2026, setelah mengumumkan rencana pengunduran dirinya pada Mei 2025.

Baca Juga: Warren Buffett Setop Donasi kepada Gates Foundation di Tengah Sorotan Kasus Epstein

Meski tidak lagi menjadi ketua, Buffett tetap berada di jajaran direksi sebagai chairman emeritus. Dengan posisi tersebut, investor masih dapat memperoleh pandangan dan perspektif Buffett mengenai perusahaan yang selama puluhan tahun identik dengan dirinya.

“Waktu selalu menang. Namun, waktu telah bermurah hati kepada saya,” tulis Buffett dalam surat kepada pemegang saham Berkshire pada Jumat.

Selama kepemimpinannya sejak 1965, Buffett mengubah Berkshire dari perusahaan tekstil yang nyaris bangkrut menjadi konglomerasi dengan nilai pasar sekitar US$ 1,1 triliun.

Bisnis Berkshire kini mencakup perusahaan asuransi Geico, operator kereta api BNSF, bisnis energi dan industri, hingga jaringan restoran dan ritel seperti Dairy Queen. 

Berkshire juga memiliki portofolio investasi dalam jumlah besar, termasuk saham perusahaan publik dan surat utang pemerintah Amerika Serikat.

Baca Juga: Warren Buffett Tunda Donasi ke Yayasan Milik Bill Gates, Terkait Epstein?

Pengaruh Buffett tidak hanya tercermin dari perkembangan bisnis Berkshire, tetapi juga dari cara investor menilai perusahaan tersebut.

Saham Berkshire selama bertahun-tahun mendapatkan apa yang kerap disebut sebagai “premi Buffett”, yakni tambahan nilai yang dikaitkan dengan reputasi dan rekam jejak sang investor.

Data LSEG menunjukkan rasio harga terhadap nilai buku (price-to-book value) Berkshire turun dari sekitar 1,62 ketika Buffett mengumumkan rencana mundur sebagai CEO menjadi sekitar 1,53.

Pada perdagangan Jumat, saham Berkshire kelas B tercatat turun sekitar 0,3% dalam perdagangan pra-pasar.


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×