CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Waspada, indikator ekonomi Jerman memburuk!


Jumat, 22 Juni 2012 / 15:46 WIB
ILUSTRASI. WHO memasukkan varian virus corona B.1.617.2 atau disebut juga varian Delta dalam daftar variant of concern (VOC).


Reporter: Dupla Kartini, | Editor: Dupla Kartini

MUNICH. Jerman sepertinya harus mulai waspada. Pasalnya, salah satu indikator ekonominya menunjukkan hasil yang buruk. Krisis Eropa menyebakan kepercayaan bisnis jeblok ke level terendah dalam dua tahun terakhir.

Hari ini, Ifo Institute melaporkan, indeks kepercayaan bisnis Jerman per Juni merosot ke 105,3, dari bulan sebelumnya di 106,9. Ini merupakan level terendah sejak Maret 2010. Pasar cemas, memburuknya krisis utang Eropa akan meredupkan prospek pertumbuhan ekonomi.

Data lain menyebutkan, ekonomi Jerman tumbuh 0,5% di kuartal pertama. Pertumbuhan melandai karena langkah-langkah penghematan di seluruh Eropa menyebabkan berkurangnya permintaan barang-barang hasil produksi Jerman.

"Perekonomian Jerman sedang melambat meskipun tingkat suku bunga sangat akomodatif dan upah masih bertumbuh. Permintaan di seluruh Eropa terkontraksi," kata Annamaria Grimaldi, ekonom di Intesa Sanpaolo SpA (ISP) di Milan.

Tapi, ekonom di Deutsche Postbank AG Heinrich Bayer masih yakin, perekonomian domestik Jerman masih berjalan baik. "Kita punya pasar tenaga kerja yang cukup stabil dan ini mencerminkan konsumsi pribadi. Ini juga menyiratkan, krisis euro tidak akan lebih memburuk lagi," urainya, hari ini.




TERBARU

[X]
×