kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

Waspada! Kasus Subvarian Baru Omicron BA.5 dan BA.4 Terus Meningkat di Tingkat Global


Kamis, 23 Juni 2022 / 15:07 WIB
ILUSTRASI. Secara global, kasus subvarian baru Omicron BA.5 dan BA.4 yang lebih menular terus meningkat.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Secara global, kasus subvarian baru Omicron BA.5 dan BA.4 yang lebih menular terus meningkat. Keduanya terdeteksi masing-masing di 62 dan 58 negara, termasuk Indonesia.

Sementara subvarian baru Omicron BA.2.12.1 yang terdeteksi di 69 negara, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan, mengalami penurunan prevalensi. 

Pada minggu ke-23 tahun ini, kasus BA.5 mencapai 25% dari total kasus Covid-19 global, melonjak dari minggu sebelumnya 16%.

Sementara kasus BA.4 sebesar 9% dari total kasus Covid-19 global, turun dari minggu sebelumnya 16%. Sedang kasus BA.2.12.1 sebesar 17%, turun dari pekan sebelumnya 31%. 

Baca Juga: Kasus Covid-19 Global Lanjutkan Penurunan, tapi Melonjak di 3 Kawasan Ini

BA.4 dan BA.5 memiliki konstelasi mutasi genetik yang berbeda dari BA.2, termasuk mutasi bersama yang telah dikaitkan dengan transmisibilitas yang lebih tinggi. 

"Kenaikan prevalensi BA.4 dan BA.5 bertepatan dengan peningkatan kasus di beberapa wilayah," sebut WHO dalam Pembaruan Epidemiologi Mingguan Covid-19 yang rilis Rabu (22/6).

Dan, WHO mengingatkan, di beberapa negara, kenaikan kasus juga menyebabkan lonjakan rawat inap dan perawatan di intensive care unit (ICU). 

"Namun, bukti saat ini yang tersedia tidak tidak menunjukkan perubahan keparahan yang terkait dengan salah satu dari tiga garis keturunan Omicron, BA.2.12.1, BA.4, dan BA.5," ungkap WHO.




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×