kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.910   28,00   0,17%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

WHO: Ada kemajuan luar biasa dalam perang melawan virus corona


Rabu, 19 Februari 2020 / 23:43 WIB
WHO: Ada kemajuan luar biasa dalam perang melawan virus corona
ILUSTRASI. Seorang perempuan menggunakan masker dan jas hujan plastik untuk melindungi diri dari virus corona di sebuah stasiun kereta api di Shanghai, China, 17 Februari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - KAIRO. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memuji "kemajuan luar biasa" dalam perang melawan virus corona baru yang mematikan sejak muncul di China pada Desember tahun lalu.

"Kami membuat kemajuan luar biasa dalam waktu singkat. Tren sangat menggembirakan tetapi kami belum berada pada titik balik," kata Richard Brennan, Direktur Darurat Regional WHO, dalam konferensi pers di Kairo, Rabu (18/2), seperti dilansir Channelnewsasia.com.

Korban tewas akibat wabah Covid-19 melonjak, melewati angka 2.000 pada Rabu (18/2), hampir semuanya di China daratan, dengan 74.185 kasus infeksi virus corona terkonfirmasi.

Baca Juga: WHO: Semua negara harus siap dengan kedatangan virus corona

Sebelumnya, Wakil Perdana Menteri China Sun Chunlan mengatakan, upaya untuk mencegah dan mengendalikan wabah virus corona baru di Provinsi Hubei mengalami kemajuan, tetapi situasinya masih parah.

Stasiun CCTV yang Pemerintah China kelola melaporkan pernyataan Sun itu, Rabu (19/2). Melansir Reuters, penyiar CCTV menyebutkan, Beijing mendesak Hubei dan Kota Wuhan untuk memperkuat pemeriksaan pasien yang mengalami demam.

Tapi, tanda-tanda menjanjikan wabah virus corona mulai mereda dari China datang dari Komisi Kesehatan Nasional, yang melaporkan 1.749 kasus baru Covid-19, angka harian terendah sejak 29 Januari.

Baca Juga: Demi cegah virus corona, Korea Utara perpanjang masa karantina jadi 30 hari




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×