CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.018,33   10,53   1.04%
  • EMAS995.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.30%
  • RD.CAMPURAN -0.02%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.01%

WHO Sebut Dunia Semakin Buta terhadap Pola Penularan Virus Corona, Kenapa?


Rabu, 27 April 2022 / 13:58 WIB
WHO Sebut Dunia Semakin Buta terhadap Pola Penularan Virus Corona, Kenapa?
ILUSTRASI. Pekerja dengan alat pelindung diri mengambil swab dari warga saat tes Covid-19 di sebuah lapangan kompleks perumahan di Beijing, China, Senin (21/3/2022). REUTERS/Xiaoyu Yin.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JENEWA/LONDON. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO pada Selasa (26/4) mendesak negara-negara untuk mempertahankan pengawasan terhadap Covid-19. Sebab, dunia buta tentang bagaimana virus corona menyebar karena penurunan tingkat pengujian.

"Karena banyak negara mengurangi pengujian, WHO semakin sedikit menerima informasi tentang penularan dan urutannya," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers di markas besar WHO di Jenewa, Swiss, seperti dikutip Reuters.

"Ini membuat kita semakin buta terhadap pola penularan dan evolusi (virus corona)," tegasnya.

Baca Juga: Waspada! Wabah yang Tidak Diketahui Asalnya Ini Sedang Menyerang Anak-Anak di Eropa

Bill Rodriguez, Chief Executive FIND, kelompok bantuan global yang bekerja dengan WHO untuk memperluas akses ke tes Covid-19, mengungkapkan, "tingkat pengujian anjlok 70% hingga 90%".

“Kita memiliki kemampuan yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk mengetahui apa yang terjadi. Namun hari ini, karena pengujian telah menjadi korban pertama dari keputusan global untuk menurunkan kewaspadaan, kita menjadi buta terhadap apa yang terjadi dengan virus ini,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Data Analysis with Excel Pivot Table Supply Chain Management on Distribution Planning (SCMDP)

[X]
×