kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.537.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.912   8,02   0,16%
  • KOMPAS100 631   1,70   0,27%
  • LQ45 501   3,78   0,76%
  • ISSI 163   -0,72   -0,44%
  • IDX30 283   2,37   0,85%
  • IDXHIDIV20 381   3,39   0,90%
  • IDX80 73   0,17   0,23%
  • IDXV30 106   0,39   0,37%
  • IDXQ30 95   1,03   1,10%

WHO tetapkan B.1.617 India sebagai varian virus corona yang perlu diwaspadai


Selasa, 11 Mei 2021 / 13:22 WIB
ILUSTRASI. Ada beberapa informasi yang tersedia untuk menunjukkan peningkatan penularan B.1.617, varian baru virus corona yang terdeteksi di India. REUTERS/Denis Balibouse.


Sumber: Al Jazeera | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JENEWA. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menetapkan mutasi virus corona baru yang muncul di India sebagai variant of concern (VoC) atawa yang perlu diwaspadai.

Ilmuwan senior WHO Maria Van Kerkhove mengatakan pada Senin (10/5), ada "beberapa informasi yang tersedia untuk menunjukkan peningkatan penularan B.1.617", varian baru virus corona yang terdeteksi di India.

Dia juga merujuk pada studi awal yang “menunjukkan ada beberapa netralisasi yang berkurang”, referensi ke kemungkinan vaksin kurang efektif melawannya.

“Karena itu, kami mengklasifikasikan ini sebagai variant of concern di tingkat global,” ujarnya, seperti dikutip Al Jazeera.

Baca Juga: Waspada, ini 3 varian baru virus corona yang ada di Indonesia

Tiga mutasi virus corona lainnya yang menjadi perhatian WHO adalah varian yang pertama kali terdeteksi di Inggris, Afrika Selatan, dan Brasil.

WHO mengklasifikasikan varian virus corona menjadi dua kategori: variant of interest (VoI) atau yang perlu mendapat perhatian dan VoC. 

Yang terakhir lebih menular, sulit dikendalikan, atau menyebabkan penyakit yang lebih parah.

Belum ada bukti 

Tetapi, belum ada bukti bahwa tes virus corona, obat-obatan, atau vaksin kurang efektif terhadap varian India, menurut Van Kerkhove.

Baca Juga: WHO beri izin penggunaan darurat vaksin Covid-19 buatan Sinopharm




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×